BerandaOtomodif
Rabu, 25 Sep 2018 14:24

Fokus pada Mobil Keluarga dan Mobil Listrik, Volkswagen Akhiri Produksi VW Beetle

VW Beetle keluaran 1963. (Stevenscreektoyota.com)

Setelah puluhan dekade menjadi maskot dari Volkswagen, produsen otomotif asal Jerman ini mengumumkan VW Beetle alias mobil "kodok" akan memulai "masa pensiunnya" pada tahun depan.

Inibaru.id – Produsen mobil asal Jerman Volkswagen berencana menghentikan produksi VW Beetle pada 2019 mendatang. VW Beetle atau yang lebih dikenal dengan mobil “kodok” ini berhenti diproduksi lantaran Volkswagen pengin fokus pada pengembangan mobil keluarga dan mobil listrik.

“Kehilangan Beetle setelah tiga generasi, hampir tujuh dekade, akan membuat penggemar Beetle terharu. Setelah kami bergerak menjadi produsen otomotif yang lebih fokus pada mobil keluarga serta menyambut strategi untuk masuk kendaraan listrik, memang tidak ada rencana untuk menggantikan Beetle,” tutur CEO Volkswagen Group Amerika Hinrich Woebcken.

Disitat dari Voanews.com, Senin (17/9/2018), menulis, kendati nggak lagi diproduksi, Woebcken mengatakan Volkswagen akan memproduksi dua model terakhir Beetle pada 2019. Peluncuran ini dilakukan untuk merayakan sejarah panjang Beetle. Nanti, fitur-fitur terbaru juga akan ditambahkan pada dua model terakhir ini.

Sempat Diliputi Kontroversi

Sejak diproduksi pada 1938, angka penjualan Beetle terus menurun. Kendati sempat menjual 46 ribu unit di pasar Amerika pada 2013 silam, produsen yang bermarkas di Wolfsburg, Lower Saxony, Jerman ini justru hanya mampu menjual sekitar 15 ribu unit pada 2017.

Selain itu, skandal kecurangan tes emisi yang dilakukan Volkswagen juga diduga menjadi alasan berkurangnya minat pada Beetle. Pada September 2015, Dinas Lingkungan Hidup Amerika Serikat menemukan, mesin Volkswagen nggak memenuhi standar Amerika Serikat lantaran menghasilkan emisi (gas buangan) terlalu banyak. Penemuan ini membuat Volkswagen mendapat tuntutan dari berbagai pihak dan harus membayar kerugian lingkungan sebesar 2,7 miliar dolar AS.

Lantaran skandal inilah, Volkswagen memutar arah untuk memperbaiki reputasinya melalui mobil listrik. Kini, Volkswagen menyasar pasar baru yakni para pembeli yang memiliki kepedulian tinggi pada lingkungan.

Wah, bersiap mengucapkan "selamat jalan" untuk mobil nyentrik ini ya, Millens. (IB15/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: