BerandaKulinary
Rabu, 3 Sep 2019 16:59

Pisang Berbalut Olahan Singkong: si Manis Moto Belong dari Jepara

Moto Belong memiliki rasa yang manis. (Najichahshinta.blogspot)

Kabupaten Jepara memiliki camilan khas yang disebut Moto Belong. Bagi kamu yang suka mengeksplorasi pelbagai makanan tradisional, kue ini bisa kamu coba bikin sendiri. Caranya gampang kok. Yuk dicoba!

Inibaru.id – Nggak sedikit kue tradisional khas Jawa Tengah yang memiliki rasa manis. Di Kabupaten Jepara, rasa manis ini bisa kamu jumpai saat menyantap Moto Belong. Ya, bagi sebagian orang, kuliner ini mungkin asing di telinga. Tampilannya unik lantaran berbentuk seperti mata. Dalam bahasa Jawa, moto belong memang berarti mata yang melotot

Berbahan dasar singkong, kue ini dibuat menggunakan campuran lain seperti kelapa muda dan pisang tanduk. Kue ini bisa kamu jumpai di pasar tradisional dengan harga yang murah. Tapi, kalau pengin bikin sendiri juga bisa, lo. Pengin tahu caranya? Simak dulu, yuk!

Bahan-Bahan:

  • 1200 gram singkong, parut
  • ½ butir kelapa muda (sebagai campuran adonan), kupas kulit arinya, parut
  • 200 gram gula pasir
  • 1 sendok teh garam
  • ½ sendok teh vanili
  • ½ butir kelapa muda, kupas, parut memanjang
  • 4 buah pisang tanduk, kukus sampai matang
  • Daun pisang untuk membungkus
  • Pewarna makanan (bebas, namun umumnya hijau dan merah)

Cara Membuat:

  1. Campurkan singkong dengan kelapa yang sudah diparut, gula pasir, vanili, dan garam. Jika sudah merata, bagi adonan menjadi dua bagian dan beri masing-masing perwarna yang berbeda. Aduk lagi agar warna tercampur hingga merata.
  2. Gunakan selembar daun pisang sebagai alas. Letakkan ½ bagian adonan merah, dan sisanya lagi untuk adonan hijau di alas itu, lalu pipihkan.
  3. Ambil pisang yang sudah dikukus dan letakkan di tengahnya. Bentuk hingga menjadi lingkaran utuh, kemudian gulung daun pisang hingga membungkus keseluruhan adonan. Gunakan lidi supaya adonan tetap tertutup daun. Lakukan hingga adonan habis.
  4. Kukus adonan dengan api besar selama sekitar satu jam. Jika sudah matang, angkat, dinginkan. Moto belong siap disajikan.

Cara bikinnya gampang kan? Meski bahan-bahan yang digunakan cukup sederhana, namun rasa kue ini mungkin bakal bikin kamu yang sedang merantau jadi bernostalgia tentang kampung halaman. Hm, kira-kira, kue tradisional apa lagi yang pengin kamu coba bikin, Millens? (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: