BerandaInspirasi Indonesia
Sabtu, 3 Mei 2019 10:26

Pondok Damai Ajak Kaum Milenial Memupuk Prasangka Luhur Antarumat Beragama

Peserta Pondok Damai berfoto bersama di depan Mandala Puri Agung Giri Natha Semarang. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Salah satu aksi nyata dari anak muda di Kota Semarang yang menentang intoleransi beragama adalah terbentuknya Persaudaraan Lintas Agama (PELITA) yang setiap tahunnya rutin mempertemukan pemuda-pemuda lintas agama dan penghayat kepercayaan selama beberapa hari dalam acara Pondok Damai.

Inibaru.id - Dengan tema “Merajut Harmoni Memupus Prasangka”, Pondok Damai bertujuan untuk menanamkan benih perdamaian di dalam keberagaman. Agenda tahunan ini memasuki tahun ketiga yang konsisten membawa isu toleransi. Dilaksanakan pada Jumat-Minggu (26-28/4) bertempat di Vihara Watugong, Pondok Damai acara ini diikuti oleh 29 peserta dari berbagai agama dan penghayat kepercayaan.

Suasana diskusi peserta Pondok Damai dengan ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Semarang di Pura Agung Giri Natha. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Berbeda dengan kegiatan lembaga kerukunan yang bersifat formal, diskusi yang disajikan di dalam setiap sesi Pondok Damai lebih bersifat intim dan personal meskipun sedikit sensitif. Benar saja, beberapa peserta yang hadir dalam acara tersebut mengaku memiliki trauma terhadap agama tertentu dikarenakan oleh beberapa hal.

Pengalaman-pengalaman buruk dari agama lain juga menjadi highlight dalam sesi diskusi. Nggak disangka, penganut agama minoritas juga kerap mendapat ejekan dari agama mayoritas dalam hal berpakaian atau merias diri. “Peserta bercerita pengalaman buruk terhadap agama lain, namun peserta juga diminta menyimpan memori dan positif terhadap agama lain agar tak ada lagi prasangka buruk terhadap agama lain,” tutur Candra Tri Ananda, ketua panitia Pondok Damai.

Peserta dari berbagai agama dan kepercayaan berkumpul untuk mendapatkan penjelasan singkat tentang Pura Agung Giri Natha (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Nikmah, peserta pondok damai yang semula mengklaim bahwa agama yang dianutnya adalah agama yang paling benar menuturkan bahwa selepas acara dia menyadari bahwa setiap manusia harus menghargai pilihan orang lain dalam beragama. “Acara ini juga mengajak kita mendengarkan suka duka peserta dengan agama minoritas yang sering mendapatkan ejekan serta intimidasi dari lingkungan. Hal ini membuat saya menjadi terenyuh dan respect dengan mereka,” tutur Nikmah selepas acara.

Ketua PHDI Kota Semarang sedang memberikan penjelasan tentang agama Hindu dan Pura Agung Giri Natha. (Inibaru.id /Zulfa Anisah)

Selain sesi diskusi dan sharing, peserta juga diajak untuk mengunjungi beberapa tempat ibadah di Kota Semarang seperti Pura Agung Giri Natha, Klenteng Sinar Samudra dan Gereja Pringgading. Dalam kunjungan tersebut, peserta juga mendapatkan pengarahan dari pemuka masing-masing tempat ibadah.

Nanda, Panggilan akrab ketua panitia berharap acara semacam ini bisa dilaksanakan beberapa kali dalam setahun agar lebih banyak agen perdamaian yang dihasilkan dari acara ini.

Adem banget ya, Millens kalau semua umat beragama hidup damai. (Zulfa Anisah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: