BerandaInspirasi Indonesia
Rabu, 28 Mei 2019 14:53

Kenakan Pakaian Tradisional, Alumnus Sekolah Karangturi Jadi Pusat Perhatian Saat Bagikan Takjil

Peserta dengan pakaian tradisional sedang membagikan takjil pada pengguna jalan. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Dengan mengenakan pakaian tradisional, alumnus Sekolah Nasional Karangturi membagikan takjil kepada pengguna jalan yang melintas. Selain ingin menyemarakkan Ramadan, mereka juga ingin merayakan keberagaman di Indonesia, lo!

Inibaru.id - Pemandangan berbeda terlihat di Jl. Raden Patah No. 182 pada Jumat sore (24/5). Nampak beberapa pengendara menghentikan kendaraannya tepat di depan kerumunan. Keramaian yang terjadi tepat di depan Universitas Karangturi ini disebabkan oleh pembagian takjil yang dilakukan oleh puluhan orang yang mengenakan pakaian tradisional.

Puluhan peserta bagi takjil ini menghadang kendaraan yang melintas. Menurut Kong Shantoso, Koordinator alumni Sekolah Nasional Karangturi angkatan 1984, acara ini adalah salah satu agenda bersama teman seangkatan untuk merayakan ulang tahun angkatannya yang ke 35. “Ini merupakan pertama kalinya dia terjun langsung untuk memberikan takjil di jalanan,” kata Kong.

Suasana pembagian takjil di depan Universitas Karangturi pada Jumat (24/5). (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Meskipun peserta bagi takjil ini nggak lagi muda, mereka bersemangat untuk berlarian ke sana ke mari untuk memberikan bungkusan yang berisi takjil lo, Millens! “Usia kami rata-rata sudah 54 tahun,” tutur Kong. Dengan mengenakan pakaian tradisional, peserta bagi takjil sontak menarik perhatian pengendara yang melintas. Menurut Kong, pakaian yang dikenakan peserta bagi takjil ini merepresentasikan berbagai macam agama dan kepercayaan yang ada di Indonesia.

Meskipun peserta yang didominasi oleh warga Tionghoa yang mengenakan cheongsam, namun beberapa dari mereka mengenakan beberapa baju daerah seperti kebaya Bali, kebaya encim, baju koko, baju lurik, dan lain-lain. “Selain mencerminkan persatuan, dresscode kami juga melambangkan keberagamaan yang ada di Indonesia,” tutur Kong. Menurutnya, acara ini juga merupakan usahanya untuk merajut keberagaman dan toleransi yang dia rayakan dengan cara membagikan takjil kepada umat muslim.

Peserta bagi takjil berfoto bersama seusai acara. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Sekira 250 takjil yang dibagikan sore itu ludes dalam waktu nggak begitu lama. Kong berharap melalui kegiatan ini, dia dan angkatannya bisa berinteraksi dan memberikan kemanfaatan terhadap masyarakat. “Selain itu juga bisa jadi percontohan bagi generasi di bawah kami,” kata Kong. Wah salut banget ya sama mereka! (Zulfa Anisah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

20 Kisah Perjuangan Bakal Diangkat Kemenbud ke Layar Lebar

9 Sep 2026

Jalan Pantura, Jalur Bersejarah yang Menjadi Urat Nadi Pulau Jawa

10 Sep 2026

Masuk Usia 17 Tahun, Warga Bakal Punya Rekening Berisi Rp50 Ribu

11 Sep 2026

First Look Film Animasi Timun Mas Dirilis, Bawa Dongeng Jawa ke Animasi Modern

12 Sep 2026

Mengulik Asal-usul Nama Pekalongan, dari Joko Bau hingga Naskah Sunda Kuno

14 Sep 2026

Purbaya Dicopot, Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru

15 Sep 2026

25.000 Tahun Lalu, Manusia Purba Sulawesi Redakan Sakit Gigi dengan Pinang

16 Sep 2026

Film Empat Musim Pertiwi Jadi Wakil Indonesia di Oscar 2027

17 Sep 2026

Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba di Tanjung Priok

18 Sep 2026

Gatot, Jajanan Gunungkidul yang Konon Berasal dari Gaplek “Gagal Total”

19 Sep 2026

Jejak Yerusalem dalam Nama Kudus hingga Dijuluki Yerusalem van Java

21 Sep 2026

Prabowo Ungkap Rencana Bikin Bensin dari Batu Bara, Ini Tantangannya

22 Sep 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: