BerandaIndie Mania
Sabtu, 5 Okt 2018 17:51

Mengenal Distorsi Akustik, Band “Post Grunge” Asal Semarang

Para personel Distorsi Akustik. (Dokumen Distorsi Akustik)

Pernah mendengar lagu-lagu dari grup band Distorsi Akustik? Band asal Semarang ini baru saja merilis video klip terbaru mereka, lo.

nibaru.id – Kalau kamu membuka konten Youtube, coba akses akun Distorsi Akustik. Kenalan, deh, dengan lagu-lagu band asal Semarang tersebut! Kamu bakal menemukan sesuatu yang khas dari band tersebut.

Band yang lahir pada 2007 tersebut senang mengusung genre post grunge yang dibalut nuansa indie pop. Musik-musik mereka juga bernada ambient, yakni musik yang tenang dan santai dengan melodi yang diulang beberapa kali.

Pada 2016, mereka merilis mini album bertajuk Pu7i Utomo. Album tersebut didedikasikan untuk mengenang Puji Utomo, gitaris mereka yang berpulang terlebih dahulu.

“Dalam hidup sangat terbiasa jika kita melalui senang dan sedih. Itu adalah sebuah sinergi apik yang disuguhkan semesta,” tutur Ragil Pamungkas, drummer Distorsi Akustik.

Nah, band tersebut baru saja merilis video klip terbarunya pada 7 Agustus lalu. Mereka memilih lagu berjudul Mesin Pemahat Waktu yang masih merupakan bagian dari mini album Pu7i Utomo. Oya, musik video ini juga dibuat sekaligus sebagai selebrasi 11 tahun berdirinya Distorsi Akustik, lo!

Perjalanan Jiwa

Cuplikan video klip "Mesin Pemahat Waktu" yang bisa kamu akses di Youtube. (Youtube.com)

Mesin Pemahat Waktu dipilih sebagai pengingat bahwa semua “pesta” pasti memiliki akhir, seperti ditulis metrosemarang.com (8/8/2018). Lagu ini bercerita mengenai perjalanan hidup seseorang hingga jiwanya terlepas dari raga menuju nirwana. Taufik Adi, basis band tersebut menjelaskan bahwa yang esensi hidup tidak berasal dari durasi, tetapi manfaat yang bisa diberikan bagi manusia lain dan semesta.

Video klip Mesin Pemahat Waktu digarap di sejumlah tempat umum di Semarang, seperti Tempat Pemakaman Umum Kedungmundu, Hutan Wisata Tinjomoyo, dan Pantai Marina.

Wah, menarik, ya! Kuy, tonton video klip lagu mereka di Youtube. (IB08/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: