BerandaHits
Kamis, 6 Mar 2019 10:32

Wisata Gunung Bromo Ditutup Selama 24 Jam Saat Nyepi

Wisata Gunung Bromo bakal ditutup saat Nyepi. (Kaskus)

Saat Hari Raya Nyepi nanti, objek wisata Gunung Bromo akan ditutup total. Hal ini dilakukan untuk menjaga kekhidmatan beribadah warga setempat yang mayoritas memeluk Hindu.

Inibaru.id – Objek wisata Gunung Bromo di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) bakal ditutup total selama sehari saat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1941. Penutupan itu terhitung mulai Kamis (7/3/2019) pukul 05.00 WIB sampai Jumat (8/3) pukul 05.00 WIB.

“Penutupan kegiatan wisata Gunung Bromo dalam rangka pelaksanaan Catur Bratha Penyepian Tahun Baru Saka 1941 atau 2019 Masehi sehingga penutupan dilakukan dalam rangka menghormati umat Hindu yang merayakan Nyepi,” kata Kepala Balai Besar TNBTS John Kenedie seperti ditulis Antaranews.com, Kamis (28/2/2019).

Penutupan lokasi wisata Gunung Bromo ini juga berdasarkan surat dari Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Purbalingga nomor 27/Pem/PHDI-KAB/I/2019 pada tanggal 25 Januari 2019 perihal pemberitahuan.

Titik penutupan akses wisata gunung yang berada di empat wilayah kabupaten, yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang itu dimulai dari pintu masuk di Desa Ngadas, Desa Wonokitri, dan Blok Jemplang, sampai area lautan pasir dengan radius 8 kilometer dari puncak gunung.

Selain itu, Camat Sukapura Yulius Christian juga mengatakan ada beberapa titik lain yang akan ditutup, yakni Desa Jetak, Desa Wonotoro, Desa Wonokerto, Desa Ngadisari, dan Desa Ngadirejo.

Gunung Bromo ditutup sementara karena warga suku Tengger yang tinggal di sekitar Bromo banyak yang beragama Hindu. Dengan penutupan ini, kekhidmatan Hari Raya Nyepi bagi warga Suku Tengger diharapkan dapat terjaga.

Nanti, akan ada sekitar 5 sampai 10 Jaga Baya yang berjaga di tiap-tiap desa yang melaksanakan Nyepi. Jaga Baya adalah istilah petugas keamanan adat setempat. So, jangan nekat mendaki Bromo saat Nyepi ya, Millens. Hormati juga warga setempat yang sedang melakukan ritual Nyepi. (IB07/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: