BerandaHits
Rabu, 17 Apr 2018 14:29

Tren Jilbab Pocong, Kreatif atau Seram?

Gaya "Bawal Pocong" karya desainer Malaysia. (Tribunnews.com)

Desainer Malaysia menciptakan tren hijab baru yang menyerupai pocong. Wah seperti apa ya?

Inibaru.id – Bagi sebagian orang, Pocong merupakan hantu yang menakutkan. Hantu yang digambarkan terbungkus kain kafan putih dan berpindah tempat dengan cara melompat itu bahkan kerap dijadikan prank karena saking banyaknya orang yang takut dengan hantu satu ini. Namun, bagaimana bila ada tren hijab yang mirip dengan bentuk pocong? Duh!

Tren hijab yang unik ini kali pertama diperkenalkan desainer asal Malaysia Azzim Aziz. Azzim mengunggah beberapa foto modelnya yang sedang memakai kerudung dengan simpul di bagian atas kepalanya. Simpul itu mirip banget dengan pita pocong sehingga Azzim menamainya sebagai Bawal Pocong.

Baca juga:
Sri Mulyani Jadi Menteri Keuangan Terbaik Se-Asia Pasifik untuk Kali Kedua
Polisi Tetapkan Enam Tersangka atas Kasus Penari Erotis di Jepara

“Mana tau kau nak ubah style tahun ni dengan bawal pocong,” tulisnya dalam akun Instagram @azzim_aziz.Eits, nggak hanya itu. Untuk mendukung penampilan ala pocong itu, Azzim juga merias wajah sang model dengan tema gothic yang tebal. Dengan mengaplikasikan warna gelap di sekitar mata dan lipstik berwarna pekat, aura misterius dan horor terpancar jelas di wajah sang model. Apalagi model hijab itu mengenakan lensa kontak khusus yang membuat penampilannya jadi semakin seram.

Alhasil, unggahan tersebut pun lantas ramai diperbincangkan warganet hingga menjadi viral. Tren hijab ini bahkan dikenal sampai ke negara-negara tetangga, termasuk Indonesia.

Baca juga:
Ini yang Harus Kamu Lakukan Usai Lolos SNMPTN
Menyoal Radikalisme di Medsos dan Gimana Mencegahnya

Mengutip Detik.com, Senin (16/4/2018), Azzim menyebut, produk ini dipersiapkan untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Namun, belum diketahui secara pasti harga kerudung tersebut.

Menanggapi fenomena ini, desainer Indonesia Barli Asmara mengatakan dirinya nggak merekomendasikan bentuk hijab tersebut seperti ditulis Viva.co.id, Selasa (17/4/2018).

“Sebenarnya itu balik lagi dari karakter kalau orang sekarang menggunakan hijab pocong itu tergantung ngaca-nya gimana. Tetapi aku not recommended untuk seperti itu. Bagus hijab segitiga, natural,” ujarnya.

Duh, aneh-aneh saja ya, Millens. Haha (IB08/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: