BerandaHits
Sabtu, 5 Jul 2019 11:52

<em>Trailer</em> Dua Film dari Novel Pram Resmi Dirilis

Trailer film Bumi Manusia dan Perburuan sudah rilis. (Antara/Dea N Zhafira)

Dua novel Pramoedya Ananta Tour, <i>Bumi Manusia</i> dan <i>Perburuan</i>, kembali diangkat ke dalam film. Kedua <i>trailer</i> film itu sudah dirilis, lo.

Inibaru.id – Dua novel legendaris hasil karya Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia dan Perburuan diangkat ke dalam film. Cuplikan dari dua film ini dirilis bersamaan pada Kamis (4/7/2019) kemarin. Kedua film tersebut disutradarai orang yang berbeda tapi bakal tayang pada waktu yang sama.

“Deg-degan rasanya. Seperti premier film sendiri. Saya malah jadi nggak sabar untuk melihat filmnya nanti seperti apa,” ucap pemeran Hardo dalam film Perburuan Adipati Dolken seperti ditulis laman Antaranews, Kamis (4/7).

Meski sama-sama dibuat dari novel karya Pram, bukan berarti film ini akan mirip. Gaya dan pendekatan film yang sama-sama memiliki tema sejarah ini sangat berbeda, baik itu dari sisi teknis maupun dari sisi emosional.

Film Bumi Manusia disutradarai Hanung Bramantyo dengan latar belakang saat masa penjajahan Belanda di Tanah Air. Cuplikan film ini menunjukkan konflik dan dialog yang berlangsung cukup keras dan intens di antara para tokohnya.

Sementara itu, film Perburuan yang digarap sutradara Richard Oh memiliki latar belakang saat masa penjajahan Jepang. Cuplikan film ini terlihat memiliki nuansa jauh lebih gelap.

Pemeran Bumi Manusia adalah Iqbaal Ramadhan, Mawar De Jongh, Sha Ine Febriyanti, Ayu Laksmi, Christian Sugiono, serta Donny Damara. Sementara itu, Perburuan dibintangi Adipati Dolken, Ayushita, Ernest Samudra, Egy Fedly, dan lain-lain.

Iqbaal Ramadhan mengaku harus belajar banyak hal demi memerankan tokoh utama Minke dalam film Bumi Manusia. Nggak hanya belajar makan sambil duduk di lantai dan berlatih Bahasa Jawa dan Belanda, Iqbaal sampai membaca buku-buku kesukaan Pram seperti Max Haveelar hasil karya Multatuli selama dua bulan demi mendalami tokoh Minke.

Sementara itu, Adipati mengaku merasakan beban berat untuk memerankan Hardo di film Perburuan. Dia bahkan sampai berlatih ilmu bela diri Kendo khas Jepang demi memerankan tokoh yang diceritakan sebagai anggota PETA.

Wah, penggemar Pram bakal bingung nih pilih nonton film yang mana? Eh, nonton keduanya juga boleh kok. He-he. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: