BerandaHits
Jumat, 10 Des 2020 12:15

Seusai Pilkada 2020, Medsos Dibanjiri Meme Para Golputers Rusak Surat Suara

Surat suara dirusak di sejumlah TPS sebagai bentuk protes terhadap Pilkada 2020. (Twitter/dindaaote)

Setelah gelombang kritik pelaksanaan Pilkada 2020 di tengah pandemi nggak digubris, para golputers pun turun tangan. Mereka datang ke TPS, merusak surat suara, lalu memviralkannya ke media sosial.

Inibaru.id – Pilkada serentak 9 Desember 2020 akhirnya tetap terlaksana di tengah badai kritik dari banyak kalangan. Selain lantaran digelar di tengah masa pandemi Covid-19, nggak sedikit yang menuding gelaran pilkada akbar kali ini menjadi ajang politik dinasti di sejumlah daerah.

Menjelang pilkada, ajakan untuk menjadi golongan putih (golput) pun kian gencar diserukan. Sebagian orang beralasan, pilkada bisa menjadi klaster baru Covid-19. Sebagian golputers lain mengaku sudah skeptis dengan calon-calon pemimpin yang bertarung.

Namun, nggak semua golputes itu nggak datang ke tempat pemungutan suara (TPS). Ada juga yang tetap datang, lalu merusak surat suara yang menjadi hak mereka. Surat-surat suara yang rusak ini kemudian jadi meme yang viral di media sosial.

Menganggap Seluruh Calon Sebagai Koruptor

Surat suara dicoret karena menganggap seluruh calon sebagai koruptor. (Twitter/PolJokesID)

Sebuah gambar yang viral di media sosial menunjukkan surat suara pemilihan Walikota Tangerang Selatan, Banten, yang rusak karena dicoret. Dengan spidol berwarna biru, pemilih mencoret seluruh calon dengan tanda silang. Pada bagian atas, ada tulisan "koruptor" dengan huruf kapital.

Hm, sepertinya pemilih yang satu ini benar-benar nggak percaya dengan para calon yang disediakan ya, Millens!

Curhat di Surat Suara

Warga justru curhat di surat suara. (Twitter/pendooosa)

Masih di Provinsi Banten, tepatnya di Cilegon, surat suara pemilihan walikota malah dijadikan ajang curahan hati (curhat). Meski begitu, curhat ini sangat serius karena juga menjadi bentuk protes kepada pemerintah.

Di tanah kelahiran kami, rezeki di tangan Tuhan, yang ngatur LSM dan Ormas,” bunyi tulisan yang ditempel di surat suara tersebut. Siapa yang tersindir nih? Ha-ha.

Mencoblos Suga BTS

Warga justru memilih memasang foto Suga BTS dan mencoblosnya. (Twitter/nanasunbaenim)

Pada pilkada serentak kemarin, beberapa wilayah hanya memiliki kandidat tunggal, salah satunya di Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Pada kertas suara, kontestan pun bersanding dengan kotak kosong. Nah, ada seorang pemilih yang iseng menempelkan foto personel K-pop BTS, Suga. Duh, duh!

Kampanye RUU PKS

Surat suara jadi ajang kampanye untuk mensahkan RUU PKS. (Twitter/PolJokesID)

Kalau yang satu ini jauh lebih menarik, meski nggak bisa dibenarkan juga. Seorang warga menempelkan sebuah kertas di surat suara yang isinya meminta pemerintah segera mengesahkan RUU PKS. Meski begitu, ada curhatnya juga sih.

Saya minta ini diviralkan, saya datang ke TPS ini untuk menghormati orang-orang yang bekerja di balik ini semua. Yang saya pelajari akhir-akhir ini adalah pesta politik ini kebal terhadap virus corona. Ibadah dibatasi, sekolah dibatasi, kerja dibatasi, pesta politik jalan terus bos. SAHKAN RUU PKS,” tulisnya.

Jengah dengan Politik Dinasti

Protes politik dinasti di surat suara Pemilihan Wali Kota Surakarta. (Twitter/PolJokesID)

Bisa ditebak di mana kan? Yap, di Kota Solo, surat suara dicoret dengan tulisan “Stop Dinasti”. Pemilih ini juga memilih pasangan calon yang merupakan lawan Gibran, anak sulung Presiden RI Jokowi, sebagai bentuk protes.

Wah, sudah bisa dipastikan semua surat suara itu dianggap rusak ya. Kamu menemukan surat suara "unik" semacam itu di tempatmu juga nggak nih? (IB09/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: