BerandaHits
Kamis, 2 Nov 2022 18:35

Sandiaga Uno Beri Peringatan Tegas kepada EO Berdendang Bergoyang

Menparekraf Sandiaga Uno memberi peringatan tegas kepada EO Berdendang Bergoyang. (Liputan6/Instagram/p/CkQdqSjSFCH)

Nggak mau tragedi malam perayaan Halloween di Itaewon, Korea Selatan berulang di Indonesia, Kemenparekraf Sandiaga Uno beri peringatan tegas kepada EO festival musik Berdendang Bergoyang.

Inibaru.id - Selama tiga tahun nggak boleh menggelar acara yang mengundang keramaian dan kerumunan karena pandemi Covid-19 memang bikin kita kangen mendatangi aneka kegiatan. Kini, pemerintah telah memberikan kelonggaran sehingga beberapa acara mulai digelar.

Salah satu acara musik terbesar yang akhir-akhir ini diselenggarakan adalah konser “Berdendang Bergoyang Festival”. Konser ini digelar di Istora Senayan pada 28-30 Oktober 2022 dan melibatkan ratusan musisi Tanah Air sebagai pengisi acara.

Sayangnya, festival musik akbar tersebut terpaksa dihentikan pada hari kedua, Sabtu (29/10) diduga karena ketidakprofesionalan panitia penyelenggara dalam pengelola acara. Kabarnya tiket yang dijual jauh lebih banyak ketimbang kapasitas stadion sehingga terjadi lonjakan penonton. Di sana bahkan penoton saling berdesak-desakan dan banyak yang jatuh pingsan.

Peringatan Tegas untuk EO

Kegiatan yang mendatangkan keramaian perlu dievaluasi. (Kompas/Baharudin Al Farisi)

Melihat kejadian itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bahwa pihaknya akan mengambil pelajaran dan mengevaluasinya. Sandiaga nggak ingin konser "Berdendang Bergoyang" di Jakarta berakhir sama dengan kejadian perayaan Halloween di Itaewon, Korea Selatan.

“Saya sudah menugaskan Ibu Rizki Handayani (Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf) melakukan evaluasi dan memberikan sosialisasi kepada pelaku event organizer (EO) untuk betul-betul mematuhi carrying capacity, early warning system dan ketersediaan jalur evakuasi serta ketersediaan CPR,” ujar Sandiaga dalam The Weekly Brief With Sandi Uno (WBSU) dilansir Antara, Senin, (31/10).

Sandi menuturkan, pihaknya memanggil sejumlah EO dan mengingatkan agar lebih disiplin dengan mengatur kapasitas pengunjung lebih baik lagi. Dia juga secara tegas mengingatkan kepada pelaku EO agar mematuhi protokol cleanliness, health, safety and environment sustainability (CHSE), melakukan publikasi dan pengelolaan yang lebih baik sehingga potensi terjadinya bencana dapat diminimalisasi.

“Kami sudah memanggil seluruh EO untuk kami briefing karena telah over capacity,” jelas Sandi.

Yap, belakangan kita dihadapkan dengan banyak musibah yang terjadi karena kerumunan orang. Sebaiknya pikir beberapa kali untuk datang ke sebuah acara yang berpotensi terjadi kerusuhan, kerumunan, dan desak-desakan ya, Millens! (Siti Khatijah/E05)

Artikel ini telah terbit di Medcom dengan judul Tak Mau Kejadian Itaewon Berulang di RI, Sandiaga Uno Evaluasi EO.

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: