BerandaHits
Jumat, 27 Feb 2025 12:08

Peci Kang Santri Kudus; Jelang Ramadan, Orderan Naik Terus

Proses pembuatan Peci Kang Santri di Kudus. (Betanews/Kaerul Umam)

Per Februari 2025 ini saja, pesanan Peci Kang Santri mencapai 1.000 peci. Kualitas tinggi dari peci yang diproduksi jadi alasan mengapa banyak orang memesannya.

Inibaru.id – Nggak hanya baju atau sepatu yang bermerek, peci juga lo. Penutup kepala yang jadi salah satu ciri khas orang Indonesia ini bisa kamu temukan dalam berbagai merek. Namun, bagi orang Kudus, ada satu jenama peci yang melegenda karena kualitasnya. Peci Kang Santri namanya.

Pemilik usaha ini, Muhammad Nur Yasin mengaku sudah membuat peci di kediamannya yang jadi rumah produksi di Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, sejak 2012 alias 13 tahun lalu. Laki-laki yang kini berusia 43 tahun ini dulunya adalah seorang kuli panggul sebelum banting setir ke usaha pembuatan peci, Millens.

“Saya jadi perajin peci sejak 2012. Awalnya gara-gara membuatkan peci untuk anak saya,” cerita Yasin sebagaimana dinukil dari Tribunnews, Kamis (23/3/2023).

Peci buatan Nur Yasin yang istimewa membuatnya percaya diri untuk mempromosikannya ke pesantren-pesantren. Trik pemasaran ini berhasil. Dalam waktu cepat, penutup kepala yang kemudian dia beri nama "Peci Kang Santri" ini semakin populer.

Menunggu Momen Ramadan

Karena barang yang diproduksinya berkaitan erat dengan budaya Islam, Nur Yasin mengaku sangat menunggu momen-momen perayaan umat muslim seperti Ramadan yang akan datang sebentar lagi ini, yang bisa membuatnya untung berlipat ganda.

Nggak hanya pesanan dari sekitar Jawa, Nur Yasin mengatakan, dia juga banyak mendapatkan pesanan dari luar Jawa.

Nur Yasin menunjukkan sejumlah model Peci Kang Santri. (Kanal Muria/Iby)

“Saya dan karyawan disibukkan pesanan peci sejak H-10 Ramadan. Untungnya kami sudah terbiasa jadi siap melayani pesanan custom model dan ukuran. Andai ada yang pesan ukuran 7 dengan jumlah 100 pun kami siap,” lanjut Nur Yasin, dikutip dari Betanews, Sabtu (22/2).

Kalaupun nggak memesan model custom, Peci Kang Santri sudah punya template 19 motif, tepatnya enam motif untuk bagian atas, lima motif border untuk bagian samping, empat motif profil, hingga empat motif laser.

Harga Peci Kang Santri

Harga yang ditawarkan mulai dari Rp55 ribu hingga lebih dari Rp100 ribu. Dibandingkan peci-peci merek lain, harga ini terbilang mahal. Namun, banyaknya orang yang tetap mencari produk Nur Yasin menunjukkan bahwa produk buatannya memang berkualitas. Ana rega, ana rupa!

“Harganya bervariasi tergantung motif dan bahannya. Yang pasti, bagian dalamnya kita memakai kain satin yang bisa menyerap keringat. Itu yang membedakan dari peci biasa,” terang Nur Yasin.

Per Februari ini, Nur Yasin mengaku sedang menyelesaikan pesanan 1.000 peci. Nantinya, pada 10 Ramadan, pesanan di tempat usahanya bakal ditutup hingga setelah Lebaran demi memastikan pesanan-pesanan peci yang baru bisa diselesaikan sebelum Hari Raya dengan kualitas terbaik.

Pantas saja nama Peci Kang Santri sampai melegenda ya, Millens. Ternyata kualitasnya benar-benar dijaga. Gimana, tertarik untuk memiliki setidaknya satu pecinya? (Arie Widodo/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Harga Pertamax Berpeluang Turun Bulan Depan, Ini Penjelasan Menteri ESDM

21 Jul 2026

Kepala Badan Gizi Nasional Nanik S Deyang Mengundurkan Diri, Fokus Jalani Pengobatan Jantung

22 Jul 2026

Populasi Macan Tutul Jawa di Gunung Ungaran Tinggal 4–7 Ekor, Konservasi Dinilai Kian Mendesak

22 Jul 2026

China Klaim Berhasil Komersialkan Chip Otak, Babak Baru Persaingan dengan Neuralin

23 Jul 2026

Penanda Perbatasan Baru DIY Segera Dibangun, Desain "Cahaya Pradipta" Terinspirasi Cahaya Matahari di Gunungkidul

24 Jul 2026

Sering Dianggap Sama, Ternyata Putu Bambu dan Putu Ayu Punya Banyak Perbedaan

25 Jul 2026

Dijuluki Little Tiongkok, Lasem Simpan Jejak Akulturasi Budaya yang Masih Terjaga

27 Jul 2026

KAI Siapkan Nusantara Explorer, Kereta Sleeper Mewah Bernuansa Budaya Indonesia

28 Jul 2026

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: