BerandaHits
Kamis, 18 Mar 2026 07:01

Panduan Mudik IDAI; Tetap Aman Bepergian bersama Anak

Ilustrasi: Pemudik yang menggunakan sepeda motor. (Inibaru.id/ Sundara)

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) membagikan tips mudik aman bagi keluarga yang bepergian bersama anak.

Inibaru.id - Musim mudik dan libur panjang sering menjadi momen yang ditunggu banyak keluarga untuk bepergian bersama anak. Namun, di tengah tingginya mobilitas masyarakat, orang tua diingatkan agar tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan anak selama perjalanan.

Untuk itu, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) merilis panduan lengkap mudik sehat bagi keluarga yang membawa anak. Rekomendasi ini mencakup perlindungan kesehatan dari penyakit menular hingga aturan keselamatan berkendara agar perjalanan tetap aman dan nyaman.

IDAI menilai persiapan sebelum berangkat menjadi faktor penting. Apalagi, saat mobilitas masyarakat meningkat, risiko penularan penyakit seperti campak, batuk, dan pilek juga ikut naik.

Campak bahkan dikenal sebagai salah satu penyakit yang sangat mudah menular, bahkan lebih cepat dibandingkan influenza.

Ketua Pengurus Pusat IDAI, Piprim Basarah Yanuarso dalam keterangan tertulis yang diterima Senin (16/3) menyatakan bahwa hal pertama yang harus dipastikan orang tua sebelum mudik adalah status imunisasi anak.

"Vaksinasi adalah benteng pertahanan terkuat yang bisa kita berikan kepada anak. Langkah paling krusial sebelum mudik, memastikan imunisasi anak Anda lengkap terutama vaksin MR/MMR," ujar Piprim. "Jika imunisasi anak sudah lengkap, perlindungannya optimal. Ini juga memberikan ketenangan ekstra bagi orang tua selama liburan."

Selain memastikan vaksinasi, orang tua juga dianjurkan tetap menerapkan kebiasaan hidup bersih selama perjalanan. Beberapa langkah sederhana seperti menghindari keramaian, rajin mencuci tangan, menggunakan masker di transportasi umum, hingga tidak berbagi alat makan dinilai dapat membantu mencegah penularan penyakit.

Selain itu, keluarga juga disarankan menyiapkan perlengkapan penting sebelum berangkat. IDAI merekomendasikan membawa kotak P3K berisi obat dasar seperti parasetamol, oralit, plester, termometer, hingga vitamin.

Tak kalah penting, aspek keselamatan berkendara juga menjadi perhatian IDAI. Cedera akibat kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu penyebab utama kematian dan disabilitas pada anak dan remaja di dunia.

Sekretaris Umum Pengurus Pusat IDAI, Hikari Ambara Sjakti mengingatkan, keselamatan anak di jalan sepenuhnya menjadi tanggung jawab orang tua. Karena itu, penggunaan perlengkapan keselamatan yang tepat di dalam kendaraan tidak boleh diabaikan.

"Keselamatan anak di jalan adalah tanggung jawab mutlak orang tua. Jangan pernah menganggap remeh penggunaan car seat atau sabuk pengaman," ungkap Hikari.

Dia menjelaskan, bayi hingga usia dua tahun wajib menggunakan car seat dengan posisi menghadap ke belakang di kursi belakang kendaraan. Sedangkan anak usia dua hingga lima tahun dianjurkan menggunakan car seat menghadap ke depan.

"Anak di atas 5 tahun sebaiknya menggunakan booster seat hingga sabuk pengaman terpasang dengan benar. Anak di bawah 12 tahun juga dianjurkan duduk di kursi belakang, dan orang tua dilarang memangku anak saat menyetir," paparnya.

IDAI juga mengingatkan aturan keselamatan bagi keluarga yang menggunakan sepeda motor. Anak di bawah usia enam tahun tidak diperkenankan naik kendaraan roda dua. Lalu untuk anak yang lebih besar wajib menggunakan helm berstandar SNI.

"Pengemudi harus dalam kondisi sehat dan tidak berada di bawah pengaruh alkohol maupun obat terlarang. Hindari obat-obatan yang dapat menyebabkan kantuk dan beristirahat di rest area setiap dua hingga tiga jam jika mulai merasa lelah," tandasnya.

Dengan perencanaan yang matang, IDAI berharap perjalanan mudik dan liburan keluarga tidak hanya menyenangkan, tetapi juga aman bagi anak-anak.

Perhatian pada kesehatan dan keselamatan sejak awal adalah kunci agar momen kebersamaan keluarga berakhir dengan cerita indah. (Sundara/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

BRIN Kembali Temukan 18 Ikan Purba Coelacanth di Pulau Talise, Bukti Pentingnya Konservasi Laut Dalam

29 Jul 2026

Mengenal Londo Ireng, Tentara Afrika yang Direkrut Belanda ke Nusantara

30 Jul 2026

Kelapa Kopyor Mahal Bukan Tanpa Alasan, Ini Fakta Menariknya

31 Jul 2026

Jemparingan, Seni Panahan Khas Mataram yang Mengajarkan Fokus dan Keteguhan Hati

1 Agu 2026

Sejarah Marga Kolopaking, Trah Bangsawan Kebumen yang Berasal dari Kisah Kelapa Aking

3 Agu 2026

Berkolaborasi dengan China, Lampung Siap Luncurkan Satelit Lampung-1

4 Agu 2026

Naik Lima Kali Lipat, Biaya Lepas Status WNI Resmi Naik Jadi Rp5 Juta, Ini Alasannya

5 Agu 2026

Kemenkeu Ambil Alih 60% Saham KCIC untuk Restrukturisasi Utang Whoosh

6 Agu 2026

CoreWeave Investasi Miliaran Dolar AS, Bangun Tiga Pusat Data AI Pertama di Indonesia

7 Agu 2026

Wayang Beber, Wayang Tertua di Nusantara yang Masih Bertahan hingga Kini

8 Agu 2026

Desa Giyombong Pernah Jadi Ibu Kota Jawa Tengah pada 1948, Ini Kisahnya

10 Agu 2026

Tari Lengger Banyumas: Warisan Budaya Penuh Makna yang Tetap Menari Melintasi Zaman

11 Agu 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: