BerandaHits
Selasa, 4 Nov 2019 11:23

Oknum Polisi yang Hentikan Ambulans di Tebingtinggi Dinonaktifkan Sementara

Polisi dan supir ambulans yang sempat cekcok dan viral di media sosial. (Tribunnews)

Oknum polisi yang viral karena menghentikan ambulans di Tebingtinggi, Sumatera Utara, dipastikan telah dinonaktifkan sementara dari Satlantas Polres Tebingtinggi. Dia juga akan menjalani sidang disiplin.

Inibaru.id – Beberapa hari terakhir, sebuah video yang menunjukkan seorang oknum polisi yang menghentikan ambulans di Tebingtinggi, Sumatera Utara viral di media sosial. Akibat tindakannya sang oknum kini dinonaktifkan untuk sementara dari Satlantas Polres Tebingtinggi.

Kompas, Minggu (3/11/2019) menulis, kejadian ini berlangsung pada Sabtu (2/11) di Jalan KF Tendean, Tebingtinggi, Sumatera Utara. Kabar tentang penonaktifan ini dikonfirmasi langsung oleh Kapolres Tebingtinggi, AKBP Sunardi.

“Yang bersangkutan akan diberi pembinaan oleh Sie Propam Polres Tebingtinggi. Nantinya juga akan dilaksanakan sidang disiplin dan berita acaranya akan dikirim ke Bidkum Polda Sumut,” terang AKBP Sunardi.

Hanya saja, Dia nggak bisa menjawab seberapa lama atau kapan sidang disiplin ini akan digelar. “Kalau soal kapan kami belum bisa memastikan karena banyak yang menunggu sidang karena kasus meninggalkan tugas, mangkir, dan lain-lain,” lanjutnya.

Keputusan untuk menonaktifkan Brigadir UMP ini bertujuan memberikan waktu untuk melakukan proses penyidikan. Selain itu, tindakan Brigadir UMP ini dianggap tidak bisa memberikan perlindungan atau pelayanan pada masyarakat.

Sebagai informasi, Sabtu (2/11) sekitar pukul 12.00 WIB, Brigadir UMP terekam video terlibat dalam adu mulut dengan sopir ambulans bernama Zulfan. Ambulans ini sedang membawa pasien dari Rumah Sakit Sri Pamela yang dirujuk ke RSUD Kumpulan Pane, Tebingtinggi.

Brigadir UMP juga tampak berusaha untuk mengambil kunci mobil dari luar jendela. Sang sopir kemudian turun dari mobil dan  mendorong Brigadir UMP yang sepertinya sudah mengambil kunci mobil.

Menurut AKBP Sunardi, hal ini sepertinya terjadi akibat kesalahpahaman. Baik sang sopir ataupun Brigadir UMP sudah ditemukan di Mapolres Tebingtinggi dan sudah saling memaafkan. Sementara pasien yang dibawa dalam ambulans dipastikan selamat hingga tiba di rumah sakit.

Semoga kelalaian dari aparat seperti ini nggak lagi terjadi ya, Millens!. (IB09/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: