BerandaHits
Kamis, 11 Des 2019 15:43

Nadiem Makarim Tetapkan Empat Program 'Merdeka Belajar', Apa Saja Poinnya?

Nadiem Makariem memberikan penjelasan terkait program Merdeka Belajar. (Kompas/Dian Erika)

Mendikbud, Nadiem Makarim menetapkan kebijakan baru di bidang pendidikan. Kebijakan ini dikenal sebagai empat program nasional yang lebih memberikan kemerdekaan pada guru dan sekolah untuk meningkatkan kualitas SDM. Seperti apa program tersebut?

Inibaru.id - Nadiem Makarim Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia menetapkan empat program pembelajaran nasional. Program ini sebutnya kebijakan pendidikan "Merdeka Belajar".

Melansir Kompas, Rabu (11/12/19), empat program tersebut terdiri dari Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), Ujian Nasional ( UN), Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), dan Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi

"Empat program pokok kebijakan pendidikan tersebut akan menjadi arah pembelajaran ke depan yang fokus pada arahan Bapak Presiden dan Wakil Presiden dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia," kata Nadiem, Rabu (11/12/2019), di Hotel Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan.

Berikut rincian empat program yang telah ditetapkan tersebut.

Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)

www.nusabali.com-kebijakan-un-dan-usbn-2019-tak-berubah

Tahun depan USBN akan diselenggarakankan oleh sekolah. (Nusabali)

Pada 2020, arah kebijakan baru terkait penyelenggaraan USBN akan diselenggarakan hanya oleh sekolah. Ujian dilakukan guna menilai kompetensi siswa. Bentuknya berupa tes tertulis atau bentuk penilaian lain yang lebih komprehensif. Penilaian ini semisal berupa portofolio dan penugasan, karya tulis, dan sebagainya.

Dengan cara tersebut, Nadiem mengatakan guru dan sekolah lebih merdeka dalam menilai hasil belajar siswanya. Di sisi lain, anggaran USBN dapat dialihkan guna mengembangkan kapasitas guru dan sekolah dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran.

Penghapusan Ujian Nasional (UN)

Tahun 2021 sudah nggak ada lagi UN. (Radartegal)

Nadiem menegaskan jika pada tahun 2020 akan menjadi tahun terakhir pelaksanaan UN. Kemudian penyelenggaraan UN pada 2021 akan diubah menjadi Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Asesmen ini terdiri dari kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi), kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi), dan penguatan pendidikan karakter.

Asesmen ini mengacu pada standar internasional seperti PISA dan TIMSS. Ujian tersebut akan dilakukan oleh siswa yang duduk di tengah jenjang sekolah, seperti kelas 4 SD, 8 SMP, dan 11 SMA. Hasilnya pun nggak digunakan dalam seleksi siswa ke jenjang berikutnya.

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Ujian Nasional Berbasis Komputer, Guru Laki-Laki Diwajibkan Ronda Malam

RPP akan lebih efisien dan efektif. (ANTARA/Syifa Yulinnas)

Kemendikbud rencananya akan menyederhanakan penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dengan memangkas beberapa komponen. Kebijakan baru ini akan membuat guru bisa secara bebas memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP.

Tiga komponen wajib yang ada dalam RPP sendiri terdiri dari tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan asesmen. Nadiem mengatakan penulisan RPP dikerjakan secara efisien, efektif dan cukup satu halaman sehingga guru dapat punya banyak waktu untuk mempersiapkan dan mengevaluasi proses pembelajaran itu sendiri.

Peraturan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Zonasi

Sistem zonasi sekolah masih diterapkan untuk pemerataan pendidikan. (Inibalikpapan)

Kemendikbud masih akan menggunakan sistem zonasi, tapi ke depan kebijakan akan dibuat lebih fleksibel untuk mengakomodasi ketimpangan akses dan kualitas di beragam daerah. Komposisi PPDN jalur zonasi akan menampung siswa minimal 50 persen, jalur afirmasi minimal 15 persen, serta jalur perpindahan maksimal 5 persen. Persen sisanya 0-30 persen untuk jalur prestasi yang disesuaikan dengan kondisi daerah.

Nadiem mengharapkan dengan kebijakan ini pemerintah pusat dan daerah dapat bahu membahu memeratakan akses dan kualitas pendidikan. Gimana pendapatmu dengan program mas menteri ini, Millens? (MG26/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Dolar Tembus Rp18.000, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Apa yang Perlu Dilakukan?

4 Jun 2026

Membaca Duduk Perkara Kasus MBG: Berikut Dugaan Penyimpangan yang Sedang Diusut

4 Jun 2026

Bancakan, Tradisi Makan Bersama Masyarakat Jawa yang Sarat Makna Kebersamaan

5 Jun 2026

Grebeg Besar Keraton Solo, Tradisi Iduladha yang Menyatukan Syukur, Budaya, dan Harapan

5 Jun 2026

Mirip Orient Express, KAI Siapkan Kereta Wisata Premium Nusantara Explorer dari Jakarta hingga Banyuwangi

6 Jun 2026

Bediding Kembali Datang Saat Musim Kemarau, Dari Mana Asal Istilahnya?

7 Jun 2026

Akun Instagram Bisa Diretas Lewat Chatbot AI? Ini Penjelasannya

8 Jun 2026

Puluhan Rafflesia Bermekaran di Anambas, Peneliti Temukan Habitat Baru

9 Jun 2026

Berusia 67.800 Tahun, Cap Tangan di Pulau Muna Pecahkan Rekor Dunia

10 Jun 2026

Kuliner Indonesia Masuk 10 Besar Dunia Versi TasteAtlas 2026, Nasi Padang Jadi Salah Satu yang Tertinggi

11 Jun 2026

Majelis Masyayikh: Pengakuan terhadap Pesantren Harus Diikuti Dukungan Pendanaan

12 Jun 2026

Perkuat Posisi Tawar Industri Pers, Dewan Pers Himpun Masukan soal RUU Hak Cipta

12 Jun 2026

AMSI Soroti Ancaman FIMI, Bentuk Baru Manipulasi Informasi di Era AI

14 Jun 2026

Kementerian Kehutanan Lepasliarkan Elang Jawa dan Resmikan Fasilitas Konservasi di Megamendung

15 Jun 2026

9 Tradisi Malam Satu Suro di Berbagai Daerah yang Masih Dilestarikan hingga Kini

15 Jun 2026

TikTok Jadi Media Sosial Paling Sering Diakses Warganet Indonesia pada 2026

16 Jun 2026

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Warga Jateng Diminta Sambut Petugas dengan Baik

17 Jun 2026

Keraton Solo Keluarkan 14 Pusaka dan Kebo Bule dalam Kirab Malam 1 Suro

17 Jun 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: