BerandaHits
Jumat, 4 Apr 2019 09:44

Lebih dari 100 Lukisan Karya Anak dengan Autis Dipamerkan

Pengunjung menikmati lukisan pada Pameran Lukisan Anak Hebat yang diadakan di Monod Diephuis&Co, Selasa (2/4/2019). (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

Memperingati Hari Kesadaran Autisme Sedunia, warga Semarang menyelenggarakan Pameran Lukisan Anak Hebat pada 2-6 April 2019. Sebanyak 100 lukisan karya anak dengan autisme dipajang dalam pameran ini.

Inibaru.id – Lebih dari seratus lukisan terpampang indah di lantai 2 Gedung Monod Diephuis & Co Semarang. Lukisan-lukisan itu terdiri atas bermacam ukuran, cat, dan tema. Hanya satu yang membuat sama yakni semuanya merupakan hasil tangan anak dengan autisme.

Ada beragam lukisan yang bisa kamu temukan di sini. Lukisan itu di antaranya bertema keluarga, lukisan pensil tentang mobil, hingga lukisan abstrak.

Semua lukisan itu dipajang dalam Pameran Lukisan Anak Hebat dalam rangka Hari Kesadaran Autisme Sedunia. Kurang lebih ada 40 anak dengan autis yang karyanya ditampilkan dalam pameran ini. Nggak hanya dari Semarang, karya anak dengan autis di sekitar Semarang seperti Salatiga, Tegal, dan Pekalongan juga turut dipajang.

Lebih unik lagi, pameran ini diadakan perseorangan bukan organisasi atau kelompok tertentu. Ide awalnya berasal dari Dyah Rara Sari. Perempuan yang akrab disapa Sari ini terinspirasi dari sang anak yang juga menunjukkan gejala autistik.

Dyah Rara Sari yang menggagas pameran ini sedang memberikan sambutannya. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

“Awal idenya itu karena anak saya terdiagnosis autis sedang pada Januari 2019. Saya background-nya suka melukis, anak saya juga suka menggambar mobil gitu. Waktu didiagnosis, saya sempet down tapi banyak temen yang mengingatkan buat semangat menggali bakat anak aja,” ujar Sari saat ditemui dalam pembukaan Pemeran Lukisan Anak Hebat, Selasa (2/4/2019).

Dia kemudian menggandeng pihak sekolah dan Persatuan Orang Tua Anak Disabilitas Indonesia (Portadin) Jawa Tengah untuk mengadakan acara ini. Dengan adanya pameran tersebut, Sari berharap masyarakat lebih bisa menghargai anak autis.

“Saya pengin masyarakat bisa menerima dan mencintai anak-anak autistik. Nggak hanya anak autistik tapi disabilitas lainnya juga,” imbuh Sari.

Fasilitas untuk Anak Autis

Staf bidang rehabilitasi sosial Dinas Sosial Jawa Tengah Partoyo mengatakan, pemerintah sudah memiliki panti-panti yang menampung anak-anak disabilitas termasuk autistik.

Paling tidak ada 54 panti yang di sediakan di seluruh Jawa Tengah. Khusus untuk anak dengan disabilitas mental, pemerintah Jawa tengah menyediakan di Sragen.

Ketua Panitia Dyah Rara Sari, Ketua DPW Portadin Jawa Tengah Siwi, dan perwakilan Dinas Sosial Jawa Tengah meninjau lukisan dalam dalam Pameran Lukisan Anak Hebat di Gedung Mono Diephuis&co. (Inibaru.id/ Ida Fitriyah)

“Dinas Sosial sudah punya banyak panti. Biaya pelayanannya juga gratis tapi untuk sekarang beum bisa melayani semuanya,” ujar Partoyo yang juga hadir dalam pembukaan Pameran Lukisan Anak Hebat.

Pameran ini dijadwalkan berlangsung 2-6 April, Millens. Selain pameran lukisan, ada sejumlah kegiatan seperti lomba menggambar dan talkshow di setiap harinya. Kalau kamu penasaran, langsung saja ke tempat pelaksanaan, ya!

Bila waktu berkunjung, kamu tertarik membeli lukisan, langsung hubungi panitia saja. Panitia memang nggak membuka pelelangan lukisan tapi mereka bisa menghubungkanmu ke pihak orang tua anak sehingga bisa negosiasi langsung, Millens.  (Ida Fitriyah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: