BerandaHits
Sabtu, 9 Mar 2018 19:15

Lapas Klaten Belum Siap Menampung Abu Bakar Ba’asyir

Abu Bakar Ba’asyir, tahanan kasus terorisme yang kini ditahan di Lapas Gunung Sindur. (Aktual.com)

Pihak Lapas Klaten mengaku belum mendapatkan pemberitahuan soal pemindahan Ba’asyir ke tempatnya.

Inibaru.id – Desas desus pemindahan Abu Bakar Ba’asyir ke Lempaga Pemasyarakatan (Lapas) Klaten semakin kencang. Namun, pihak Lapas Kelas II B Klaten justru mengaku belum menerima perintah untuk menampung pengasuh Pondok Pesanten Al Mukmin Ngruki, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo ini.

Liputan6.com (9/3/2018) menulis, Kepala Lapas Budi Prayitno belum mendapatkan perintah dari Kakanwil Kemenkumham Jawa Tengah maupun Direktorat Lembaga Pemasyarakatan tentang pemindahan Ba’asyir ke tempatnya. Bahkan, Budi juga menyebut kondisi Lapas Klaten kurang representatif untuk menerima Ba’asyir, khususnya dalam ketidaksediaan petugas dokter. Padahal, Ba’asyir sudah berusia lanjut dan memerlukan perhatian medis khusus.

“Tahanan yang sakit dari Polres atau Kejaksaan biasanya kami tolak karena kami nggak punya faasilitas medis yang memadai. Alasannya kalau tahanan harus diantar ke rumah sakit akan membutuhkan waktu lama,” jelas Budi.

Faktor kemanusiaan harus dipertimbangkan saat memindahkan tahanan, termasuk soal ketersediaan tempat yang layak. Lapas Kelas II B Klaten tidak memiliki ruangan khusus untuk tahanan yang membutuhkan perhatian seperti Ba’asyir, meskipun petugas bisa saja memakai ruang poliklinik jika dibutuhkan.

“Ya bisa saja dipaksakan di poliklinik, tapi tetap saja nggak proporsional bagi lansia dan orang sakit,” lanjutnya.

Kelebihan Kapasitas

Selain faktor kesehatan, Budi juga menganggap Lapas yang dia pimpin tidak memiliki ruangan besuk yang cukup jika harus menampung Ustaz Abu, panggilan akrabnya. Pertimbangan didasari pengalaman saat Ba’asyir ditahan di Nusakambangan. Kala itu, jumlah pembesuknya cukup banyak.

Lapas Kelas II B Klaten ini ternyata juga sudah kelebihan tahanan. Seharusnya, Lapas hanya mampu menampung 144 tahanan, namun, kini ada 237 tahanan yang dibina disana.

“Kondisi Lapas sudah over kapasitas. Kasihan kalau dipindah di Klaten,” tutup Budi.

Meskipun statusnya tahanan, pemindahan Abu Bakar Ba’asyir juga harus mempertimbangkan faktor kemanusiaan ya, Millens. Apalagi kondisinya sudah sangat sepuh dan sakit-sakitan begini. (AW/GIL)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Mengulik Asal Nama Rondo Royal, Jajanan Tape Goreng Khas Jepara

11 Okt 2026

Penonton MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157 Ribu, Cetak Rekor Baru

12 Okt 2026

Gentengisasi Jateng Disiapkan, 1,1 Juta Keping Genteng Dibutuhkan

13 Okt 2026

Pemerintah Tutup Permanen Ekspor Benih Lobster, Penyelundup Bakal Diburu

14 Okt 2026

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal hingga 2028

21 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: