BerandaHits
Kamis, 16 Okt 2019 10:23

Kepolisian Korea Selatan Ajukan Permohoan Autopsi pada Jenazah Sulli

Sulli eks personel f(x). (Twitter/soompi)

Meski penyebab kematian Sulli sudah dipastikan karena bunuh diri, aparat kepolisian pengin melakukan penyelidikan lebih mendalam terhadap jenazah mantan personel f(x) itu. Apa penyebabnya?

Inibaru.id – Kepolisian Seongnam Sujeong yang menangani kasus kematian Sulli secara resmi mengajukan permohonan autopsi pada jenazah eks personel girlband K-Pop f(x) itu. Autopsi itu dilakukan supaya memastikan penyebab kematian Sulli.

Kasus kematian Sulli pada Senin (14/10/2019) kemarin menghebohkan penggemar K-pop. Diketahui, Sulli memutuskan untuk gantung diri. Kendati begitu, aparat kepolisian menemukan tanda adanya gagal jantung sebelum kematiannya sehingga memutuskan untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam.

“Kami ingin melakukan autopsi. Namun, hal ini bergantung pada izin yang dikeluarkan keluarga Sulli. Hingga saat ini kami belum mendapatkan izin tersebut, namun sudah mengajukan permohonan untuk melakukannya demi memastikan apa penyebab kematiannya,” ungkap pihak kepolisian ditulis laman Detik, Rabu (15/10).

Sebagai informasi, autopi hanya bisa dilakukan jika dari pihak pengadilan menyetujui permohonan ini. Hal itu juga bergantung pada izin keluarga yang bersangkutan.

Pihak SM Enteretainment menyebut sudah mempersiapkan tempat bagi para penggemar untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Sulli. Para penggemar bisa berkunjung pada 15-16 Oktober 2019 di Rumah Sakit Sinchon Severance.

Pihak keluarga menyebut proses pemakaman Sulli akan dilakukan secara tertutup. Hal ini dilakukan karena pihak keluarga menginginkan privasi saat sedang berduka.

Muncul Petisi untuk Menghukum Pelaku Perundungan Sulli

Banyak pihak yang menyebut salah satu faktor penyebab Sulli bunuh diri adalah perundungan yang diterimanya dari banyak penggemar K-Pop. Masyarakat Korea Selatan pun berinisiatif membuat petisi yang isinya mendesak adanya hukuman bagi pelaku perundungan di dunia maya, khususnya bagi mereka yang menyerang Sulli sebelumnya.

Selain karena perundungan, Sulli memang diketahui memiliki riwayat gangguan mental. Pada 2014 silam Sulli sempat rehat dari dunia hiburan akibat mengalami perundungan dan komentar yang nggak benar. Bahkan, pada 2018 lalu Sulli mengaku mengidap fobia sosial dan masalah panik.

Melakukan perundungan di dunia maya, apalagi pada orang yang mengalami gangguan mental memang nggak bisa dibenarkan, ya Millens. Yuk, jadi warganet yang bijak. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: