BerandaHits
Kamis, 23 Okt 2019 11:40

Kampung Pelangi Dianggap Hanya Tumpahan Rainbow Cake, Begini Reaksi Wali Kota Semarang

Kampung Pelangi di Semarang dikritisi warganet. (Blog.pergi)

Cuitan akun Twitter @rizkidwika tentang beberapa tempat Instagrammable seperti Kampung Pelangi di Kota Semarang ditanggapi Hendrar Prihadi. Seperti apa tanggapannya?

Inibaru.id – Cuitan warganet dengan akun Twitter @rizkidwika tentang tempat-tempat Instagrammable yang dianggap meracuni kehidupan masyarakat sekitar ditanggapi Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Melalui akun Twitter @hendrarprihadi, Hendi mengunggah tangkapan layar beberapa cuitan dari @rizkidwika. Dalam cuitan-cuitan itu, Rizki menyebut label Instagrammable sebagai sesuatu yang buruk karena membuat harga makanan dan minuman di kafe menjadi tidak karuan. Kampung kota yang berwarna-warni juga dianggap nggak berfaedah karena warnanya yang membuat mata nggak nyaman.

Dia juga menyebutnya sebagai hal yang norak. Namun, Hendi sepertinya kurang berkenan dengan anggapan Kampung Pelangi yang berada di pusat Kota Semarang dianggap "hanya" ketumpahan adonan rainbow cake.

Dalam cuitannya pada Selasa (22/10/2019) pukul 22.15 WIB, Hendi menyebut Kampung Pelangi yang dianggap “unfaedah” Rizki sudah mampu membuat ekonomi warga di kawasan tersebut meningkat. Bagi Hendi, Kampung Pelangi adalah hasil keringat dari masyarakat lokal yang mau bergerak untuk mengubah citra dari kampung yang sebelumnya terkesan kumuh tersebut. Tujuan dari hal ini adalah demi membuat perputaran ekonomi di wilayah tersebut meningkat.

Hendi sebenarnya tidak begitu mempermasalahkan apapun istilah yang disebutkan warganet yang mengaku orang tuanya berasal dari Kota Semarang tersebut, namun Hendi mengingatkan kepada warganet kalau Kampung Pelangi nggak hanya dibangun pemerintah, tapi juga ada peran besar dan gotong royong dari masyarakat. Semangat inilah yang dijaga Pemerintah Kota Semarang.

Dia juga menyebut Semarang nggak hanya tentang kampung warna-warni saja. Dalam realitanya, kini ada ratusan kampung tematik di Kota Atlas yang dibangun dengan inisiatif warga sekitar. Hendi bangga dengan peran besar masyarakat yang ingin membangun Kota Semarang dari bawah. Bagi Hendi, ini adalah semangat warga, bukan sekadar membentuk tempat yang Instagrammable.

Kalau menurut Millens apakah berbagai hal yang Instagrammable terlihat norak atau malah menarik? (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: