BerandaHits
Selasa, 29 Jun 2020 13:43

Isi Surat 'Cinta' dari PSSI buat Manajemen PSIS Semarang

Manajemen PSIS sedang mempersiapkan Liga 1 kembali. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Manajemen PSIS Semarang sudah mulai bergerak setelah menerima surat keputusan dari PSSI. Hm, kira-kira apa ya isi surat ini?<br>

Inibaru.id - PSIS Semarang mulai bergerak menyongsong Liga 1 yang sempat tertunda. Hal itu dilakukan setelah manajeman PSIS Semarang menerima Surat Keputusan Bernomor SKEP/53VI/2020 tentang kelanjutan kompetisi dalam keadaan luar biasa yang dikirim oleh PSSI.

Menindaklanjuti isi surat tersebut, PSIS Semarang bergerak cepat. Agenda pertama yang dilakukan adalah mengadakan virtual zoom meeting yang dilaksanakan pada Senin (29/6/2020). Pertemuan daring tersebut guna membahas langkah apa saja yang akan dilakukan.

“PSIS sudah mendapat surat keputusan ketum PSSI tentang Liga 1 yang dilanjutkan bulan Oktober. Hari ini kami semua direktur dan manajemen mengadakan virtual zoom meeting untuk berdiskusi menyikapi surat dari PSSI,” tutur CEO PSIS Yoyok Sukawi, Senin (29/6/20).

Yoyok juga bilang kalau setelah virtual zoom meeting ini, tugas-tugas akan dibagi. Tugas tersebut antara lain berkomunikasi dengan sponsor serta kerja sama pihak ketiga. Kemudian ada juga yang akan berkoordinasi dengan pelatih dan renegoisasi dengan pemain.

Suporter pun juga akan ditemui. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)<br>

Nggak hanya itu, bahkan manajemen juga akan memiliki agenda untuk bertemu dengan supporter baik Panser Biru maupun Snex. Hal itu dilakukan nggak lain untuk membahas pelaksanaan kompetisi Liga 1 di era new normal yang dilakukan tanpa penonton.

“Semua itu kami lakukan untuk menentukan sikap PSSI menyikapi lanjutan Liga 1 di era new normal karena banyak kebijakan baru seperti tanpa penonton dan sebagainya,” jelas Yoyok Sukawi.

Setelah semua agenda itu beres, manajemen PSIS akan segera mengumumkan program untuk tim seperti jadwal latihan terdekat dan program-program lainnya terkait kelanjutan kompetisi Liga 1.

“Yang terpenting kami akan koordinasi dengan tim pelatih terkait program latihan dan renegosiasi pemain tuntas. Setelah itu baru rilis,” pungkas Yoyok Sukawi.

Wah, semoga semuanya lancar ya, Millens. (IB28/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: