BerandaHits
Minggu, 25 Nov 2023 17:30

Insentif untuk Guru Agama 2024 Disertai Asuransi Ketenagakerjaan

Pj Gubernur Jateng menandatangani nota kesepahaman yang berisi pemberian insentif untuk guru agama. (dok. Pemprov Jateng)

Sejumlah 230.830 orang guru keagamaan akan menerima insentif 2024, sejalan dengan jumlah penerima pada 2023. Insentif ini disertai asuransi ketenagakerjaan.

Inibaru.id - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama DPRD Provinsi setempat telah mencapai kesepakatan dengan menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2024. Kesepakatan ini menetapkan belanja daerah sebesar Rp28,5 triliun untuk tahun mendatang.

Menurut Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, belanja daerah tersebut akan didukung oleh pendapatan daerah sebesar Rp27,1 triliun dan pembiayaan daerah sebesar Rp1,4 triliun.

Kesepakatan KUA-PPAS 2024 ini difokuskan pada langkah-langkah meningkatkan perekonomian tangguh yang berdaya saing dan berkelanjutan. Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan sumber daya alam juga menjadi sorotan utama.

Salah satu poin penting dalam anggaran ini adalah alokasi insentif untuk guru keagamaan di Jawa Tengah. Sejumlah 230.830 orang guru keagamaan akan menerima insentif, sejalan dengan jumlah penerima pada tahun 2023.

Nana Sudjana menjelaskan bahwa insentif tersebut akan disertai dengan asuransi ketenagakerjaan, memberikan dua manfaat sekaligus bagi para guru keagamaan.

Insentif untuk guru agama ini akan disertai dengan asuransi kesehatan. (via inisiatifnews)

"Kita tambahkan asuransinya itu. Jadi jumlahnya (guru keagamaan) tetap seperti di tahun 2023. Kita menyesuaikan dengan anggaran yang ada,” ucap Nana.

Nana menambahkan bahwa penyesuaian jumlah guru keagamaan dan alokasi anggaran bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan mendukung kesejahteraan para pendidik tersebut.

Meskipun begitu, anggota Komisi E DPRD Jateng Muh Zen Adv berpendapat bahwa meski sudah ada alokasi insentif, perlu perhatian lebih lanjut terutama dari APBN untuk menjamin kesejahteraan guru, terutama mereka yang bekerja di sekolah swasta.

"Di pendidikan aman. Saya melihat angka-angkanya masih diperuntukkan kepada mereka yang berhak, dan yang sudah berjalan selama ini,” tuturnya.

Semoga kebijakan pemerintah bisa memperbaiki nasib guru-guru kita ya, Millens. (Siti Zumrokhatun/E10)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: