BerandaHits
Sabtu, 20 Mar 2020 15:08

Ini yang Bakal Terjadi Jika Indonesia Terapkan Lockdown

Indonesia belum memberlakukan lockdown demi menghadapi wabah virus corona. (JakartaPost/Wendra Ajistyatama)

Berbagai negara telah menerapkan lockdown demi mengendalikan virus corona. Lantas, mengapa Indonesia belum memberlakukannya? Ternyata ini alasannya.

Inibaru.id – KIni beberapa negara memutuskan untuk memberlakukan lockdown demi menurunkan penyebaran virus corona (COVID-19). Namun, pemerintah Indonesia sepertinya masih enggan untuk melakukannya. Apa alasannya?

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah, berkata bahwa ada dampak besar yang akan dirasakan Indonesia jika menerapkan lockdown.

“Lockdown itu untuk Indonesia dampak negatifnya jauh lebih besar dari negara lain karena banyak yang di sektor informal. Pedagang bakso nggak bisa jualan bakso. Berapa ribu masyarakat kita yang jualan bakso, yang jualan ketoprak, yang jualan pecel, yang jualan siomay, yang buka warung. Mereka akan kehilangan income. Berapa lama mereka bisa bertahan,” terang Piter.

Piter mengungkapkan bahwa jika lockdown diberlakukan di Indonesia, maka pemerintah harus memberikan bantuan langsung tunai (BLT) bagi masyarakat menengah ke bawah, khususnya untuk pekerja sektor informal.

Pemberian desinfektan di stasiun demi mencegah virus corona. (wowkeren.com)

Menurutya hal ini nggak cuma berlaku untuk lockdown secara nasional, lockdown di Jakarta saja sudah bisa memberikan pengaruh besar bagi perekonomian Indonesia. Hal ini disebabkan karena sekitar 75 persen pergerakan uang nasional berlangsung di Ibu Kota.

“Dampak ekonominya agak sukar dihitung karena kita belum tahu berapa lama (jika lockdown) akan terjadi. Lockdown-nya misalnya seminggu, dua minggu, sebulan, beda hasilnya. Kalau dilakukan di Jakarta akan cukup signifikan pengaruhnya karena porsi Jakarta terhadap ekonomi nasional besar. 75% peredaran uang kan adanya di Jakarta, Jabodetabek,” jelas Ekonom dari PT Bank Central Indonesia Tbk, David Sumual.

Pertumbuhan ekonomi yang belakangan melambat dianggap sebagai sesuatu yang wajar karena hampir semua negara mengalaminya sebagai dampak dari wabah virus corona.

David juga menyebut sekolah yang sudah diliburkan dan sebagian perusahaan yang sudah memperbolehkan karyawan bekerja di rumah atau work from home sebagai salah satu tindakan semi-lockdown. Apalagi kini jalanan cenderung lebih sepi dan berbagai tempat wisata sudah ditutup.

Pemerintah Sudah Siapkan Dana Jika Harus Lockdown

Menkeu Sri Mulyani memastikan Kemenkeu siap jika <i>lockdown </i>diberlakukan (harianhaluan.com)

Jika virus corona sulit dikendalikan sehingga pemerintah harus menerapkan lockdown, maka pemerintah juga harus menyiapkan sejumlah opsi. Berbagai hal yang perlu dipersiapkan oleh pemerintah diantaranya yaitu bantuan langsung tunai, menyiapkan pasokan pangan, dan penyediaan alat kesehatan bagi fasilitas kesehatan mengingat lalu-lintas barang tentu akan terganggu.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengaku pihaknya sebenarnya sudah siap jika pemerintah memutuskan untuk memberlakukan lockdown. Namun, pemerintah masih mempertimbangkan ketersediaan sumber daya manusia untuk mendistribusikan logistik jika sampai memberlakukannya. Soal ketersediaan dana, Sri juga menyebut pemerintah sudah siap.

Kini kemenkeu juga sedang melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) jika sampai skenario lockdown diterapkan. Hal ini perlu mengingat efek dari keputusan ini akan terasa hingga ke pelosok desa.

Kalau menurut Millens, sebaiknya Indonesia memberlakukan lockdown nggak sih? (Det/IB09/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: