BerandaHits
Kamis, 17 Jul 2019 17:08

Di Torch Relay ASEAN School Games ke-11 Hendi Curhat Dilarang Olahraga dan Pengin <em>Gitik</em> Kadispora

HenPrihadi, Ganjar Pranowo, dan perwakilan Kemenpora saat akan menyalakan obor ASEAN School Games ke-11 pada Rabu (17/7) tadi. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Hendrar Prihadi curhat nggak boleh menggunakan tempat acara (venue) yang disiapkan khusus untuk acara ASEAN School Games ke-11 yang akan dimulai esok hari. Dalam sambutannya, dia juga mengancam Kepala Dispora Kota Semarang. Ada apa?

Inibaru.id - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi curhat bahwa dia nggak boleh bermain badminton oleh pengelola lantaran tempat acara (venue) yang baru saja selesai dicat. “Venuenya tambah bagus, Pak! Kemarin saya mau main badminton sampai dilarang,” kata Hendi dalam sambutannya di acara Torch Relay ASEAN School Games ke-11 di Balaikota Semarang pada Rabu (17/7).

Dalam sambutannya, Hendi menyampaikan kesiapan venue yang akan digunakan untuk bertanding oleh peserta yang berasal dari seluruh ASEN tersebut. “Jangan, Pak. Sudah dicat,“ sambung Hendi menirukan pengelola venue ketika melarangnya berolahraga di sana. Hendi menyebutkan, peremajaan venue ini khusus untuk kegiatan ASEAN School Games ke 11 ini.

Suasana Torch Relay ASEAN School Game di jalan Pemuda. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

Acara Torch Relay ini diawali oleh arak-arakan api ASEAN School Game ke-11 yang diambil dari Api Abadi Mrapen Purwodadi. Sekitar pukul 13.15 WIB siang tadi, api tersebut tiba di halaman Balai Kota Semarang. Arak-arakan api tersebut juga disambut oleh Forkompimda (Forum Koordinasi Pimpinan di Daerah) Kota Semarang.

Dalam kesempatan tersebut, Ganjar Pranowo pun ikut mengarak dengan bersepeda bersama istrinya, Atiqoh Ganjar Pranowo.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo juga ikut hadir dalam Torch Relay. (Inibaru.id/ Zulfa Anisah)

“Semoga penunjukan ini membawa berkah bagi Kota Semarang,” harap Hendi. Dia juga mengancam Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Semarang agar mengerahkan massa untuk memenuhi setiap venue ASEAN School Game.

“Kalau saya sampai cek di salah satu cabor (cabang olahraga) nggak ada penontonnya, Njenengan tak gitik tenan! (Kalau saya sampai cek di salah satu cabor (cabang olahraga) nggak ada penontonnya, Anda saya jitak betulan!)” canda Hendi. Wah, kamu juga harus berpartisipasi meramaikan setiap pertandingan ya, Millens! (Zulfa Anisah/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: