BerandaHits
Jumat, 1 Agu 2019 12:09

Duduk Perkara Kasus Jual-Beli Data Kependudukan yang Dilaporkan ke Polisi

Data kependudukan. (Kanal73)

Cuitan @hendralm yang mengungkap isu jual-beli data KTP dan KK di Twitter membuatnya berurusan dengan aparat kepolisian. Dia dikabarkan dilaporkan ke polisi atas cuitan tersebut.

Inibaru.id – Cuitan yang diunggah akun Twitter @hendralm menjadi buah bibir masyarakat. Nggak hanya membuat isu jual beli data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan data Kartu Keluarga (KK) menjadi viral, hal ini juga membuat sang pemilik dilaporkan ke polisi.

Pemilik akun, Samuel Christian H ini mengunggah foto yang menunjukkan jual-beli data pribadi di beberapa akun media sosial.

“Ternyata ada yang memperjualbelikan data NIK-KK. Parahnya, ada yang punya jutaan data. Gila,” cuitnya.

Samuel menyebut temuannya ini berasal dari grup Facebook bernama Dream Market Official. Dia masuk ke dalam grup tersebut karena sahabatnya pernah tertipu saat membeli tiket pesawat dari salah satu anggota grup.

Direktorat Jenderal dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri langsung melakukan laporan ke polisi untuk menelusuri hal ini. Hanya saja, laporan ini menghebohkan warganet karena dianggap menyeret Samuel.

“Kami hanya melaporkan peristiwa. Kan ada di Facebook kan, itu? Nanti biar diurus sama aparat penegak hukum. Kami pastikan Dukcapil tidak ada kebocoran data,” ucap Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakhrulloh.

Dukcapil Tegaskan Nggak Melaporkan Samuel

Sempat dikabarkan telah melaporkan akun @hendralm ke aparat, Zudan justru menegaskan pemilik akun ini nggak dilaporkan ke polisi.

“Kemendagri nggak melaporkan pemilik akun @hendralm karena membuat isu jual beli data e-KTP dan KK viral. Justru, pemilik akun bisa mendapatkan penghargaan,” terang Zudan.

Pihak aparat kepolisian juga masih menunggu laporan dari Dukcapil terkait dengan kasus ini.

“Kami masih menunggu pengaduan resmi dari Dukcapil. Tapi mereka juga harus menyertakan bukti-buktinya dulu,” ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo.

Meski demikia, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri sudah mendeteksi akun-akun yang diindikasi bisa melakukan jual-beli data kependudukan. Mereka nggak memerinci akun yang dimaksud sampai ada laporan resmi.

“Bukti-buktinya harus kuat dulu. Biar deliknya jelas dan kita bisa melakukan tindakan yang diperlukan,” ucap Brigjen (Pol) Dedi.

Semoga saja kasus ini bisa benar-benar terungkap kebenarannya, ya Millens. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: