BerandaHits
Minggu, 8 Feb 2020 13:14

Ditolak Warga, FKUB Jateng Tetap Dukung Pembangunan GBI Tlogosari

FKUB saat mengunjungi GBI Tlogosari, Semarang (Suara.com/Dafi Yusuf))

Tak hanya resmi karena sudah mengantongi IMB, FKUB Jateng menyebut pembangunan GBI Tlogosari sudah memenuhi syarat lainnya sehingga tetap harus dilanjutkan meski diprotes sejumlah warga.

Inibaru.id – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Tengah mendukung proses pembangunan Gereja Baptis Indonesia (GBI) Tlogosari meskipun ada warga yang memprotesnya.

Suara, Rabu (5/2/20) menulis, meski sudah mengantongi surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), pembangunan GBI Tlogosari menjadi polemik bagi masyarakat sekitar. Setidaknya, ada 25 orang yang memprotesnya sehingga proses pembangunan terpaksa dihentikan.

Ketua FKUB Jateng, Taslim Syahlan menyebut pembangunan gereja ini harus dilanjutkan karena sudah mengantongi IMB. Meski ada warga yang protes, hal ini seharusnya nggak jadi penghalang.

“Di mana-mana pasti ada penolakan ketika membangun rumah ibadah. Namun penolakan tersebut tidak menghalangi pembangunan tempat ibadah yang sudah mempunyai IMB,” terang Taslim.

FKUB Jateng juga memberikan dukungan moral pada gereja tersebut karena menganggap diskriminasi terhadap orang yang memeluk agama lain sebagai tindakan yang nggak benar. Taslim juga menyayangkan aksi penolakan ini karena menganggap pembangunan rumah ibadah bukan sebagai sesuatu yang salah.

Di masa depan, FKUB berencana untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga kasus penolakan pembangunan tempat ibadah di wilayah Kota Semarang atau daerah-daerah lainnya nggak lagi terjadi. Hal ini demi mencegah gesekan antar masyarakat sekaligus meningkatkan toleransi antar umat beragama.

“Jangan sampai berlarut-larut. Masyarakat harus diberi pengertian agar tidak terjadi gesekan. Apalagi GBI Tlogosari sudah mempunyai IMB,” tegas Taslim.

Nggak hanya mengantongi IMB, pembangunan GBI Tlogosari juga sudah memenuhi syarat lainnya seperti mendapatkan persetujuan dari 60 warga serta 90 warga yang akan menjadi calon jamaat di wilayah kelurahan tersebut. Hanya saja, ada 25 warga yang melakukan protes sehingga pemerintah kota (Pemkot) memutuskan untuk menghentikan pembangunannya demi alasan keamanan.

Semoga polemik ini segera selesai dan seluruh umat beragama bisa beribadah dnegan tenang dan aman ya, Millens! (IB09/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sirkuit Mandalika Kantongi Homologasi Grade A FIM untuk MotoGP 2026

9 Okt 2026

Mengulik Asal Nama Rondo Royal, Jajanan Tape Goreng Khas Jepara

11 Okt 2026

Penonton MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157 Ribu, Cetak Rekor Baru

12 Okt 2026

Gentengisasi Jateng Disiapkan, 1,1 Juta Keping Genteng Dibutuhkan

13 Okt 2026

Pemerintah Tutup Permanen Ekspor Benih Lobster, Penyelundup Bakal Diburu

14 Okt 2026

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Pemerintah Tunda Kewajiban Sertifikasi Halal hingga 2028

21 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: