BerandaHits
Kamis, 22 Apr 2020 13:38

Ditolak Keluarga Karena Takut Corona, Pemudik Coba Bunuh Diri

Korban percobaan bunuh diri langsung dibawa di RSUD Cepu. (Dok. Polsek Cepu)

Seorang warga yang mudik dari Surabaya ditolak oleh keluarga saat pulang kampung. Hal ini membuatnya nekat melakukan percobaan bunuh diri.

Inibaru.id – Laki-laki berusia 38 tahun yang baru saja pulang dari Surabaya ditolak oleh keluarga ketika mudik di Keluarahan Karangboyo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Sang keluarga mengaku takut tertular virus corona.

Surabaya masuk dalam zona merah wilayah dengan pasien terbanyak Covid-19 di Indonesia. Meski sang laki-laki terlihat sehat, keluarganya tetap khawatir sehingga menolak kedatangannya.

Merasa sedih, laki-laki itu kemudian melakukan percobaan bunuh diri dengan menyayat nadi tangan dan menenggak deterjen.

“Dari keterangan saksi mata, korban berupaya mengakhiri hidup dengan meminum cairan deterjen dan menyayat tangannya,” kata Kapolsek Cepu, AKP Agus Budiyana pada Selasa (21/4/2020).

Korban melakukan percobaan bunuh diri di Jembatan Bengawan Solo dekat Ketapang, jembatan yang memisahkan dua provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Saat itu, dia mengenakan jaket hoodie berwarna hitam dan celana jeans.

Usai melakukan percobaan itu, korban ditemukan terkapar bersimbah darah di pinggir trotoar jembatan. Agus menjelaskan, sejumlah saksi mata langsung menghubungi pihak Polsek Cepu untuk meminta bantuan.

Jembatan Bengawan Solo Cepu. (Infoblora)<br>

Pihak Polsek langsung tanggap dan meluncur ke lokasi. Pada pukul 15.00 WIB, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr R Soeprapto, Cepu.

“Karena masih hidup, korban langsung dibawa ke RSUD Cepu menggunakan ambulans,” tutur Agus.

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan, percobaan bunuh diri itu dilakukan lantaran pihak keluarga menolak korban masuk ke dalam rumah. Keluarga nggak menghendaki korban yang datang dari wilayah zona merah Covid-19 itu pulang.

Setelah dicek aparat, korban memang memiliki KTP Surabaya. Dalam waktu dekat, Pemkot Surabaya akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sebagai antisipasi penanganan virus corona yang semakin parah di wilayah tersebut.

Meskipun kangen dengan keluarga, sebaiknya memang untuk sementara kamu nggak mudik, ya Millens. Minimal sampai pandemi corona berakhir dulu. (Kom/MG26/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: