BerandaHits
Sabtu, 12 Nov 2021 18:59

Di Malam Hari, Anjing Melolong Karena Melihat Hantu?

Anjing melolong karena melihat hantu? (Flickr/odanielgp)

Kamu pasti pernah mendengar anjing melolong di malam hari. Nah, banyak orang yang menyebut anjing melolong karena melihat hantu. Beneran nggak, sih?

Inibaru.id – Kamu pasti pernah mendengar suara lolongan anjing di malam hari. Meski sebenarnya wajar, banyak yang mengaitkan hal ini dengan hal-hal mistis. Bahkan, ada yang menyebut alasan anjing melolong karena melihat hantu. Benar nggak, sih?

Suara lolongan anjing di malam hari memang cukup unik. Lolongannya bisa melengking dan panjang layaknya sedang memanggil sesuatu yang nggak bisa kita lihat. Bahkan, anjing terkadang juga seperti melakukannya sembari menatap sesuatu yang tak kasat mata.

Selain itu, ada mitos yang menyebut suara lolongan anjing biasanya disertai dengan bulan purnama. Mereka melakukannya di atas bukit sehingga membuat sensasinya semakin mencekam.

Omong-omong soal lolongan anjing ini ya, hal ini disebabkan oleh anjing yang memang masih sekeluarga dengan serigala. Kamu tahu sendiri kan kalau serigala sangat dikenal dengan lolongannya. Nah, saat melolong, yang dilakukan anjing mirip dengan serigala, yakni mengarahkan moncong ke atas sembari meregangkan leher.

Nah, meski lolongannya nyaring dan menyayat hati, bukan berarti anjing melolong karena melihat hantu, lo. Ada alasan yang membuat mereka melakukannya. Berikut adalah alasan-alasan tersebut.

1.       Sakit

Eh, beneran lo, Millens. Terkadang, anjing melolong karena sakit namun nggak bisa menjelaskannya ke pemilikya. Bisa jadi ada luka, cedera dalam, atau bahkan gangguan pencernaan. Kalau mereka melakukannya dan menunjukkan raut muka sakit, sebaiknya segera periksakan ke dokter hewan, ya?

Ada sejumlah alasan yang membuat anjing melolong. (Flickr/ [puamelia])

2.       Mempertahankan Wilayah

Biasanya, serigala yang melolong adalah pemimpin kawanan. Nah, kalau anjing yang melolong, biasanya, sang anjing ingin membuktikan kalau dia adalah pemilik suatu wilayah dan memperingatkan anjing lain agar nggak memasuki wilayahnya.

Jadi, bisa dikatakan lolongan anjing lebih sering terjadi karena naluri saja, Millens.

3.       Kamu Dianggap Sebagai Kawanannya

Tahu nggak kalau ada sejumlah anjing yang menganggap keluarga majikannya sebagai kawanannya? Jadi, kalau kamu atau keluarga kamu pulang ke rumah, anjing merayakan kembalinya kawanannya ke rumah. Biasanya sih, mereka melolong dan kemudian dilanjutkan dengan melompat-melompat bahagia gitu, deh.

4.       Meniru

Anjing yang sudah dirawat manusia mendengarkan banyak suara baru di samping suara alam. Suara sirine ambulans, pemadam kebakaran, dan suara-suara lain seringkali dianggap mirip dengan suara lolongan kawanannya. Pada akhirnya, anjing pun akhirnya melolong untuk menirukan suara-suara tersebut.

Meski begitu, terkadang ada juga anjing yang merasa nggak nyaman dengan suara-suara sirine tersebut yang melengking sehingga membuat mereka merasa cemas, kesakitan, dan akhirnya melolong.

5.       Sedih

Kalau anjing sedang merasa sedih atau kesepian, mereka bisa saja melolong untuk mengatasi rasa kesepian tersebut. Apalagi, jika majikan atau teman anjing sampai meninggal, bisa jadi mereka bakal sering melolong untuk mengekspresikan kesedihannya.

Jadi, sudah tahu kan alasan anjing melolong? Bukan karena melihat hantu, lo. (Kom/IB09/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Aneka Festival Musim Semi di Korea Selatan yang Bisa Kamu Datangi

5 Mar 2026

Benar Nggak Sih Sawit Bakal Menyelamatkan Indonesia dari Krisis Energi Global?

5 Mar 2026

Wajibkan Pencairan Maksimal H-7 Lebaran, Jateng Aktifkan Posko THR untuk Pengaduan

5 Mar 2026

Uji Coba Bus Listrik untuk Transportasi Publik yang Inklusif dan Ramah Lingkungan

5 Mar 2026

Kekerasan Seksual vs Main Hakim Sendiri; Undip Tegaskan Nggak Ada Toleransi!

5 Mar 2026

Siap-Siap Gerah! Kemarau 2026 Diprediksi Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

5 Mar 2026

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: