BerandaHits
Minggu, 26 Okt 2019 14:34

Di Balik <em>Self Blame</em>, Ada Alasan yang Menyertainya

Ilustrasi self-blame. (Mutualist Creative)

<i>Self blame</i> adalah suatu kondisi emosional saat seseorang menyalahkan diri sendiri karena sesuatu. Apa sih alasan seseorang sehingga berada dalam kondisi ini?

Inibaru.id – Menyalahkan diri sendiri karena nggak bisa mencapai atau melakukan sesuatu sudah menjadi hal yang lumrah dilakukan sebagian orang. Kalimat-kalimat seperti “Bodohnya aku!”; “Kok salah terus sih, dasar aku!”; hingga "Payah sekali” nggak asing terdengar.

Kondisi yang biasa disebut self blame ini rupanya termasuk dalam kategori kekerasan emosional, lo. Sikap itu juga bisa menurunkan motivasi diri.

Self blame atau menyalahkan diri sendiri merupakan sebuah perasaan yang nggak puas atas kegagalan dan keputusasaan yang dialami. Perasaan ini kadang berakhir menjadi depresi. 

Kendati demikian, kondisi ini muncul pasti dengan alasan tertentu. Self-blame bisa terjadi ketika seseorang nggak berhasil mencapai sesuatu. Ekspetasi atau target pencapaian yang nggak terpenuhi biasanya akan membuat seseorang merasa payah dan akhirnya menyalahkan diri sendiri.

Ketidaksempurnaan baik fisik maupun mental juga menjadi alasan self-blame selanjutnya. Dalam hal ini, kamu membandingkan dirimu dengan orang lain yang lebih baik darimu pada suatu hal. Ungkapan, “Aku nggak sehebat orang itu,” juga merupakan self-blame yang malah membuat diri sendiri semakin terpuruk.

Perasaan semacam itu muncul karena seseorang nggak dapat menanamkan sisi kemanusiaan dengan bijak. Banyak yang bilang manusia adalah makhluk yang sempurna, tapi nggak berarti manusia nggak bisa melakukan kesalahan. Hal inilah yang harus dipikirkan dengan bijak setiap orang.

Dengan berpikiran semacam itu, perasaan menyalahkan diri sendiri lambat laun bisa diganti dengan rasa syukur atas pencapaiannya meski belum maksimal. Ingat, nggak ada manusia yang sempurna di dunia ini. So, jangan salahkan dirimu atas sesuatu yang gagal kamu lakukan ya, Millens. (IB07/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: