BerandaHits
Sabtu, 20 Sep 2019 11:47

BMKG: Musim Kemarau Diprediksi Hingga November

Musim Kemarau (Antara Foto/Oky Lukmansyah)

BMKG menyebut musim kemarau di sebagian wilayah Indonesia baru akan berakhir pada November 2019. Berbagai pihak pun diminta untuk mengantisipasi masalah kekeringan yang sudah melanda banyak wilayah.

Inibaru.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut musim kemarau dan kekeringan yang berlangsung di sebagian wilayah di Indonesia diperkirakan baru akan berakhir pada November 2019.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyebut musim kemarau yang berlangsung tahun ini cukup ekstrem meskipun levelnya masih di bawah kekeringan yang berlangsung pada 2015 silam.

“Musim hujan tahun ini diprediksi mundur. Jadi, musim kemarau diperkirakan berlangsung lebih panjang. Musim kemarau tahun ini adalah nomor dua yang paling lama setelah musim kemarau 2015,” ucap Dwikorita dalam acara Sosialisasi Hasil Kegiatan Mikrozonasi Gempa Bumi yang diadakan di Hotel Grand Candi, Semarang dilansir laman Antaranews, Kamis (19/9/2019).

Mengingat telah banyak daerah yang mengalami dampak buruk akibat kekeringan, BMKG pun meminta semua pihak untuk melakukan antisipasi demi mengurangi dampak buruk dari hal ini.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng Sudaryanto menyebut pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan banyak pihak demi mengantisipasi dampak kekeringan ekstrem. Kasus yang banyak terjadi seperti kebakaran lahan dan hutan yang terjadi beberapa pegunungan di wilayah Jateng.

Salah satu hal yang menjadi perhatian BPBD adalah meminta masyarakat untuk tidak sembarangan membuang puntung rokok, khususnya jika berada di alam terbuka. Puntung rokok yang dibuang sembarangan di alam terbuka bisa saja memicu kebakaran.

Sebagai informasi, di Jawa Tengah, kasus kekeringan semakin meluas. Ada 917 desa di 31 kabupaten dan kota di Jawa Tengah telah mengalaminya. Pada Agustus 2019, jumlahnya hanyalah 896 desa dari 30 kabupaten atau kota.

Sudaryanto menyebut pihaknya telah mengirimkan 11.898 truk tangki atau sekitar 57,5 juta liter air bersih. Selain itu, BPBD juga sudah melakukan program pembuatan sumur atau bantuan pompa air. Sumur dan pompa air itu diharapkan bisa membantu masyarakat yang dilanda kekeringan.

Semoga di daerah Millens nggak dilanda kekeringan, ya. (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: