BerandaHits
Selasa, 3 Mar 2025 16:07

Berburu Takjil Boleh Saja, Tapi Tetaplah Menjaga Lingkungan

Usahakan untuk mengurangi sampah plastik selama berburu tkjil ya. (via Tempo)

Berburu takjil selama Ramadan memang menyenangkan, namun kita harus tetap memperhatikan dampak lingkungan dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan menjaga kebersihan sekitar.

Inibaru.id - Selama bulan Ramadan, tradisi berburu takjil menjadi salah satu kegiatan yang dinantikan banyak orang. Berbuka puasa dengan berbagai pilihan takjil memang menyenangkan, namun, di balik kegembiraan tersebut, kita juga perlu memperhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Berjualan takjil yang biasa dijumpai di pinggir jalan atau pasar Ramadan sering kali melibatkan penggunaan plastik sekali pakai, seperti kantong plastik, sedotan, dan kemasan makanan yang sulit terurai. Sayangnya, sampah plastik ini seringkali nggak dikelola dengan baik dan berakhir mencemari lingkungan.

Namun, bukan berarti kita harus menghindari tradisi ini. Ada banyak cara agar kita tetap dapat menikmati berburu takjil sambil menjaga kelestarian lingkungan.

Pertama, kita bisa membawa wadah sendiri, seperti kotak makan atau tas belanja yang ramah lingkungan. Dengan begitu, kita bisa mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Selain itu, para pedagang takjil juga dapat beralih menggunakan bahan kemasan yang lebih ramah lingkungan, seperti kertas atau daun. Menggunakan bahan daur ulang atau biodegradable bisa menjadi pilihan yang lebih baik untuk mengurangi dampak negatif terhadap alam.

Bukan rahasia lagi jika sampah bertambah saat Ramadan. (via iNews)

Menjaga kebersihan juga sangat penting. Setelah berbuka, pastikan kita membuang sampah pada tempatnya. Jika di sekitar tempat berburu takjil tidak tersedia tempat sampah, kita bisa membawa kantong sampah pribadi untuk membuang sampah di rumah.

Berburu takjil adalah tradisi yang menyenangkan, tetapi kita harus tetap bertanggung jawab terhadap lingkungan. Dengan sedikit usaha dan kesadaran, kita bisa menikmati momen berbuka puasa tanpa harus merusak bumi.

Mari kita sama-sama menjaga kebersihan dan kelestarian alam agar Ramadan tetap membawa berkah, nggak hanya bagi kita, tetapi juga untuk generasi yang akan datang.

Gimana, menurutmu? Apakah menjaga lingkungan juga jadi ibadah rutinmu, Millens? (Siti Zumrokhatun/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: