BerandaHits
Rabu, 9 Apr 2019 12:46

Pasta Gigi dengan Kandungan Arang Aktif Bisa Memutihkan Gigi, Benarkah?

Arang aktif dijadikan bahan pasta gigi. (Bustle)

Saat ini, sangat mudah dijumpai bermacam-macam produk yang menggunakan bahan arang aktif atau <i>activated charcoal</i>. Aman nggak sih bahan itu?

Inibaru.id - Arang aktif atau activated charcoal kini sudah banyak digunakan sebagai campuran produk perawatan gigi, tubuh, maupun kecantikan. Salah satunya adalah produk pasta gigi. Produk yang menggunakan arang aktif diklaim dapat memutihkan gigi dan menghilangkan bau mulut. 

Medcom.id, Sabtu (6/4/2019), menulis seorang dokter gigi dari Fayetteville Bruce L. Cassis mengatakan arang aktif telah digunakan manusia selama ribuan tahun. Dia juga bercerita pernah memiliki pasien yang menggunakan produk ini. Sang pasien pun mendapatkan beberapa manfaat.

Namun, Cassis mengingatkan belum ada penelitian jangka panjang tentang arang aktif sebagai bahan pembuat pasta gigi. Khasiat arang aktif dalam pasta gigi juga belum diketahui secara pasti.

Kalau kamu ingin tetap menggunakan pasta gigi yang berbahan dasar arang aktif, sebaiknya pakailah secara hati-hati. Jangan rutin menggunakan pasta gigi tersebut, setidaknya nggak lebih dari sekali setiap minggu. Kamu juga lebih baik nggak memakainya dalam jangka waktu yang lama.

“Ini bahan yang bersifat abrasif, jika terlalu sering digunakan bisa merusak enamel pada gigi Anda,” kata Cassis. 

Jika kamu merasakan gejala yang nggak biasa saat memakai pasta gig tersebut seperti gusi berdarah atau gigi lebih sensitif, sudahi saja pemakaiannya.

Nah, kalau kamu memakai pasta gigi tersebut dengan tujuan pengin punya gigi yang lebih cerah, coba saja pakai produk lain. Kamu bisa memakai alat pemutih gigi yang sudah jamak ditemukan di pasaran atau melakukan pemutihan gigi di dokter gigi. Hal ini menurut Cassis lebih baik hasilnya daripada sekadar pasta gigi dengan arang aktif.

Untuk pendekatan yang lebih alami, dokter gigi di New York, Amerika Serikat Trey Wilson menyarankan pasiennya untuk menggunakan cara alami yakni dengan menggesekkan bagian dalam kulit jeruk pada gigi.

“Ini bekerja secara halus, tetapi aman,” ujar Dr. Wilson. 

So, kalau nggak butuh banget, mending beli sikat gigi yang biasa saja, Millens. (IB24/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: