BerandaHits
Minggu, 1 Sep 2018 12:15

Aplikasi Semarang Smart City Dilirik Pemerintah Suriname

Dubes Suriname Ricardo Wilfred Panka saat bertemu dengan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi (Humas Setda Kota Semarang)

Aplikasi Semarang Smart City mulai dilirik Pemerintah Suriname. Aplikasi itu dianggap cocok untuk program Pemerintah Suriname yang ingin menekan angka kecelakaan lalu lintas di negaranya.

Inibaru.id – Pemerintah Suriname mulai melirik aplikasi layanan publik besutan Pemerintah Kota Semarang. Melalui Duta Besar Suriname untuk Indonesia Ricardo Wilfred Panka mereka menyatakan tertarik untuk mengadopsi aplikasi Semarang Smart City. Hal ini diungkapkan Ricardo saat melakukan kunjungan diplomatik ke Semarang pada Jumat (31/8/2018).

Ricardo mengangggap, aplikasi dalam Semarang Smart City, khususnya aplikasi telepon seluler yang terkait langsung dengan Area Traffic Control System (ATCS) cukup menarik dan bisa diaplikasikan di Suriname.

Dalam kunjungan yang bertempat di Balai Kota Semarang itu, aplikasi Semarang Smart City dianggap sesuai dengan program Pemerintah Suriname untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di negara yang berada di Amerika Selatan itu. Ricardo menyebut masalah lalu lintas di negaranya sangatlah besar. Dalam satu bulan, setidaknya terjadi empat kecelakaan lalu lintas parah yang mengakibatkan korban luka bahkan meninggal dunia di Suriname.

Dengan diadopsinya Semarang Smart City, Ricardo berharap masyarakat lebih peduli dengan kondisi lalu lintas di sekitarnya, terutama dalam hal mengatur kecepatan kendaraan. Ini karena masyarakat dapat dengan mudah mengecek kondisi lalu lintas melalui ponsel pintarnya masing-masing.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang menyambut langsung kunjungan diplomatik itu menyatakan kesediannya membantu Pemerintah Suriname.

“Pak Dubes melihat ada manfaat aplikasi ini di negaranya. Kami pun bersedia membantu jika memang dibutuhkan,” ucap lelaki yang akrab disapa Hendi ini seperti ditulis Antaranews.com, Jumat (31/8).

Hendi juga berjanji akan mengirim beberapa personel dari Pemerintah Kota Semarang untuk melakukan riset demi mengetahui kondisi nyata lalu lintas di Suriname dan membuat aplikasi ATCS yang sesuai dengan kebutuhan negara tersebut.

Wah, keren nih aplikasi layanan publik Semarang dilirik negara lain. Eh, ngomong-ngomong sobat Millens yang ada di Semarang sudah pernah menggunakan aplikasi Semarang Smart City ini belum sih? Jangan-jangan kamu malah belum tahu ada aplikasi ini? (IB09/E04)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: