BerandaHits
Sabtu, 4 Sep 2020 10:23

Akan Dijual untuk Bayar Kuliah, Sapi Warga Sulsel Malah Ditembak Mati Polisi

Ilustrasi- Sapi warga Desa Kembang Ragi ditembak mati oleh anggota Polsek Pasimasunggu. (Inibaru.id/ Audrian F)

Sapi milik warga Desa Kembang Ragi, Kecamatan Pasimasunggu, Selayar, Sulawesi Selatan ditembak mati oleh polisi. Padahal sapi itu sedang hamil dan hendak dijual pemiliknya demi membayar kuliah anak.<br>

Inibaru.id - Sungguh malang nasib Samsudin (74). Warga Desa Kembang Ragi, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan itu hanya bisa pasrah saat induk sapi miliknya ditembak mati oleh anggota Polsek Pasimasunggu Brigpol M. Padahal, induk sapi itu merupakan harapan satu-satunya bagi Samsudin untuk membiayai kuliah anaknya.

Syahrul, putra Samsudin membeberkan kronologi sapi milik ayahnya sampai ditembak oleh polisi. Jadi, pada Minggu (16/8/2020), sapinya dan beberapa sapi warga lainnya masuk ke Kawasan Asrama Polsek. Sapi-sapi ini leluasa masuk ke kawasan tersebut karena kondisi pagar sudah rusak.

“Saat itulah anggota polisi melakukan aksi penembakan,” kata Syahrul dilansir dari Kompas, Kamis (3/9/2020).

Dulu, lahan itu dikelola masyarakat sebagai lahan pertanian atas perintah salah satu polisi. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, lahan tersebut terbengkalai dan nggak terurus. Pagar juga sudah terlihat rusak.

Ilustrasi- Sesuai kesepakjatan warga setempat, memang saat itu sedang musim lepas ternak. (Inibaru.id/ Audrian F)<br>

Menurut Syahrul, jika mengacu pada Perdes Kembang Ragi yang didasari oleh kesepakatan masyarakat setempat, memang saat ini adalah musim lepas ternak. Jadi wajar saja jika banyak sapi berkeliaran.

Sapi yang Ditembak dalam Keadaan Hamil

Berdasarkan keterangan mahasiswa UIN Makassar ini, sapi milik orang tuanya sedang hamil dan diperkirakan akan melahirkan pada Oktober 2020.

“Kalau melahirkan, maka anaknya dijual untuk biaya kuliah dan kebutuhan lainnya. Saat ini, ayah sudah tua, tidak bisa kerja keras lagi. Tentu sangat sedih ketika mengetahui sapi yang dipelihara selama ini mati," kata Syahrul.

Kini, keluarga Syahrul hanya bisa menggantungkan kebutuhan ekonomi pada ibunya yang berjualan kue di pasar.

Ilustrasi: sapi. (Twitter/Suarasidoarjofm)

Akibat insiden ini, Syahrul dan Samsudin melaporkan tindakan Brigpol M ke Mapolsek Pasimasunggu. Saat di Polsek, Syahrul ditawari uang Rp 3 juta, namun dia menolak karena harga sapi sebesar Rp 10 juta. Usai musyawarah dengan keluarga besar, diputuskan bahwa keluarga Samsudin hanya mau mendapatkan sapi pengganti.

"Namun sampai saat ini belum ada penggantinya. Harapannya semoga pihak polisi cepat bertindak karena kami juga butuh," kata Syahrul.

Menanggapi kasus ini, Kapolres Selayar AKBP Temmangnganro Machmud mengaku akan memberikan sanksi hukuman disiplin bagi anggota yang melakukan penembakan. Namun, terkait dengan penggantian sapi yang baru, pihaknya masih belum tahu detailnya. Hal yang sama juga diungkap Kapolsek Pasimanggu AKP Kaharudin.

"Saya kurang tahu soal hal tersebut," tutur Temangnganro.

Semoga saja keluarga ini bisa segera mendapatkan sapi pengganti, ya, Millens. (Kom/IB28/E07)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: