BerandaHits
Rabu, 2 Apr 2019 09:00

5 Jenis Epilepsi yang Perlu Kamu Ketahui

Epilepsi memiliki berbagai jenis dan gejala. (jw.org)

Meski tampak sama, ternyata ada 5 jenis epilepsi yang mungkin diidap seseorang. Yuk simak informasinya berikut ini.

Inibaru.id - Epilepsi terjadi akibat adanya pelepasan muatan listrik berlebihan di otak secara tiba-tiba yang menyebabkan timbulnya kejang berulang. dr. Vivien Puspitasari, dokter spesialis syaraf mengungkapkan bahwa epilepsi adalah suatu penyakt neurologi menahun akibat aktivitas listrik otak yang abnormal (korsleting).

Untuk mengenal jenis epilepsi, berikut adalah berbagai jenis serangan epilepsi:

  1. Petit mal

Pengidap epilepsi akan hilang kesadaran secara mendadak. Sesaat dia akan terlihat bengong tapi kemudian akan kembali normal dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa.

  1. Grand mal

Epilepsi jenis ini termasuk dalam jenis serangan epilepsi yang hebat. Penderitanya akan hilang kesadaran secara mendadak diikuti dengan kejang karena aktivitas yang abnormal di kedua sisi otak. Serangan ditandai dengan kram otot sehingga tubuh akan menghentak hingga penderita terjatuh. Kepala penderita akan memutar ke salah satu sisi dan mengatupkan giginya. Tak jarang penderita juga kehilangan kontrol dalam berkemih.

  1. Myoklonik Juvenil

Epilepsi ini menyebabkan terjadinya kontraksi singkat pada otot dari taraf ringan hingga hebat. Pada taraf berat, penderita bisa terhentak dan jatuh ke lantai. Jenis epilepsi ini juga bisa disertai dengan reaksi penderita yang melemparkan benda-benda di sekitarnya.

  1. Parsial sederhana

Gangguan yang satu ini nggak sampai membuat penderitanya hilang kesadaran. Reaksi yang ditimbulkan berupa gangguan emosi atau adanya perubahan dari sesuatu yang dilihat, didengar, dirasakan, dikecap, atau dicium dan terjadinya hentakan di bagian tubuh secara spontan serta kesemutan.

  1. Parsial Kompleks

Penderitanya mengalami gangguan kesadaran sesaat, tatapan kosong, dan melakukan gerakan-gerakan tanpa tujuan, seperti menggosok-gosok tangan, mengunyah-ngunyah, menelan, berjalan melingkar, mengeluarkan suara-suara yang tak berarti, ketidakmampuan memahami apa yang orang lain katakan, dan menolak bantuan. Kebingungan berlangsung selama beberapa menit, dan diikuti dengan pemulihan total.

Nah semoga dengan informasi di atas, kamu nggak lagi takut pada orang epilepsi ya, Millens. Nggak nular kok. (IB27/E05)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sritex Masuk Rencana Akuisisi Danantara, Ini Tujuan Pemerintah

18 Okt 2026

Warteg on Train, Inovasi Kuliner KAI yang Bikin Penumpang Penasaran

19 Okt 2026

Indonesia Women's League 2026 Resmi Dibuka, Sepak Bola Wanita Indonesia Siap Berkembang

21 Okt 2026

Ghost in the Cell Borong Dua Penghargaan di Sitges Film Festival 2026

22 Okt 2026

Jauh Sebelum Pajak Modern, Jawa Kuno Sudah Punya Sistem Pajak Tanah

23 Okt 2026

Pesawat N219 Buatan Indonesia Siap Terbang Desember 2026

24 Okt 2026

Progres Tol Semarang-Demak Capai 79,42 Persen, Ditarget Rampung 2027

26 Okt 2026

Dari Surabaya, Lahir Seruan Jihad yang menginspirasi Hari Santri Nasional

27 Okt 2026

Mengapa Salatiga Disebut Salah Satu Kota Tertua di Indonesia? Ini Sejarahnya

28 Okt 2026

Menjaga Napas Rawa Gambut yang Kian Rentan Terbakar

29 Okt 2026

Poke Wayang, Ketika Pikachu dan Wayang Kulit Bertemu dalam Satu Panggung

30 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: