BerandaHits
Selasa, 13 Jan 2020 13:32

34 Tahun Mangkrak, Kini Bandara Ngloram Blora Kembali Aktif

Bandara Ngloram di Blora. (Antara Foto/Yusuf Nugroho)

Sabtu (11/1/20) kemarin, Bandara Ngloram, Cepu, Blora akhirnya disinggahi pesawat terbang setelah 34 tahun dibiarkan mangkrak. Berbagai fasilitas bandara ini dijadwalkan bakal selesai dibangun pada tahun 2020 ini.

Inibaru.id – Untuk pertama kalinya dalam 34 tahun terakhir, Bandara Ngloram, Cepu, Blora disinggahi pesawat. Sabtu (11/1/20) kemarin, pesawat King Air 200GT bermesin turboprop mendarat di bandara tersebut.

Bisnis, Minggu (12/1) menulis, pendaratan perdana pesawat terbang di bandara sekitar pukul 16.30 WIB membuat warga antusias. Mereka melambaikan tangan dan mengabadikan momen tersebut lewat ponselnya.

“Senang sekali melihat pesawat mendarat di daerah kami. Ini baru kali pertama, jadi wajar masyarakat sangat antusias dan berbondong-bondong datang ke bandara untuk melihat,” ucap salah satu warga yang ikut menyaksikan pendaratan pesawat ini, Murtini.

Murtini berharap keberadaan bandara ini bisa membuat perokonomian meningkat dan memudahkan transportasi bagi masyarakat.

“Sekarang sudah komplet, mau naik kereta bisa, bus bisa, pesawat juga bisa. Senang sekali rasanya,” ungkapnya.

Sebenarnya, Bandara Ngloram sudah dibangun sejak 1980. Hanya saja, setelahnya bandara ini sempat mangkrak dan nggak digunakan. Landasan pacu bandara bahkan dialihfungsikan warga menjadi tempat menjemur padi.

Mulai 2018 lalu, bandara ini kembali direnovasi. Landasan pacu pesawat yang semula hanya memiliki panjang 1.200 meter akan diperpanjang menjadi 2.600 meter. Proyek pembangunan terminal penumpang dan berbagai fasilitas lainnya juga dijadwalkan akan selesai tahun ini.

Meski sudah ada pesawat yang bisa mendarat, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Polana Pramesti menyebut bandara ini belum bisa digunakan sebagaimana bandara pada umumnya.

“Masih banyak kekurangan seperti lampu, terminal, navigasi, ATC, dan lain-lain. Mudah-mudahan akhir tahun sudah bisa dioperasikan untuk pesawat jenis ATR 72 terbatas,” terang Polana.

Rencananya, bandara ini akan langsung terintegrasi dengan jalur kereta api yang lokasinya hanya 300 meter dari Stasiun Kapuan, Cepu.

Semoga saja keberadaan bandara ini bisa memberikan banyak manfaat bagi masyarakat Blora dan sekitarnya, ya Millens! (IB09/E06)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Sisi Positif Mitos Genderuwo; Cara Leluhur Jaga Pohon Raksasa Biar Sumber Air Tetap Awet

20 Apr 2026

Sumanto Dorong Desa Gempolan Jadi 'Surga' Durian: Jangan Cuma Tanam, Harus Inovasi!

20 Apr 2026

Jung Jawa, Jejak Kapal Raksasa Penguasa Laut Nusantara

21 Apr 2026

Spot Favorit Bali, Wajib Masuk Daftar Itinerary Liburan Keluarga

22 Apr 2026

Pilihan Penginapan Nyaman di Bandung untuk Liburan Singkat yang Maksimal

22 Apr 2026

Pendaftaran Beasiswa OSC 2026 Dibuka, Sediakan 140 Beasiswa S1

22 Apr 2026

7 Pemikiran Kartini yang Masih Relevan Sampai Saat Ini

23 Apr 2026

Adon-Adon Coro: Minuman Hangat Khas Jepara Favorit Kartini

23 Apr 2026

Kini Jadi Ancaman, Plastik Ternyata Pernah Jadi Solusi Menyelamatkan Bumi

24 Apr 2026

Sosialisasi Mitigasi Gunung Slamet, Pemprov Jateng Tekankan Keselamatan Warga

24 Apr 2026

Kasus Daycare Jogja: Tentang Kepercayaan, Pengasuhan, dan Sistem yang Belum Utuh

27 Apr 2026

Gunung Ungaran: Jejak Tiga Generasi yang Tumbuh dari Runtuhan

28 Apr 2026

Saat Video Kekerasan Anak Viral, Apa yang Seharusnya Kita Lakukan?

28 Apr 2026

Ilmu Tebang Bambu Leluhur, Tradisi Canggih yang Terbukti oleh Sains

30 Apr 2026

Belajar dari Burung Dodo: Ketika Dunia Berubah, Bertahan Saja Tidak Cukup

1 Mei 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: