BerandaAdventurial
Rabu, 29 Okt 2019 16:41

Mencari Kekayaan lewat Ritual Pesugihan di Sendang Bulus Jimbung Klaten

Sendang Bulus Jimbung Klaten. (Channel-indonesia)

Banyak cara orang memperloleh kekayaan, salah satunya dengan mencari pesugihan. Meski bagi sebagian orang itu dianggap mengada-ada, nggak sedikit yang masih percaya, termasuk mereka yang berkunjung ke Sendang Bulus Jimbung untuk menjadi kaya.

Inibaru.id – Pohon Ketos Keramat di Desa Palar, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten menjadi persinggahan orang-orang dari pelbagai daerah yang pengin melakukan pesugihan. Namun, bicara tentang pesugihan, selain Pohon Ketos, Klaten juga memiliki tempat "keramat" lain, yaitu Sendang Bulus Jimbung.

Sendang Bulus Jimbung berlokasi di Dusun II, Desa Jimbung, Kecamatan Kalikotes. Jika berangkat dari pusat Kota Klaten, kamu hanya perlu menempuh jarak sekitar enam kilometer.

Lokasi sendang ini berada di utara Waduk Jati Ombor, Millens. Sendang ini dekat dengan lapangan Desa Jimbung, jadi nggak sulit mencarinya kok.

Setiba di sana, kamu akan melihat dua sendang yang terpisah sekitar 20 meter. Pada salah satu sendang, ada sebuah pohon besar yang menjadi tempat pengunjung melakukan ritual pesugihan. Sendang lain yang dikenal sebagai Sendang Pemandian Putri digunakan warga untuk melakukan aktivitas rumah tangga sehari-hari.

Sendang Bulus Jimbung. (Pelangidilangitbiru.wordpres)

Menurut legenda setempat, Sendang Bulus Jimbung dulunya dibuat oleh seorang pangeran. Sang pangeran bersabda bahwa kelak sendang tersebut akan didatangi orang-orang.

Konon, orang-orang yang mencari pesugihan akan dibantu oleh Nyai dan Kyai Poleng. Sebagai abdi Dewi Mahdi, sepasang istri-suami ini diyakini menjelma menjadi bulus atau kura-kura.

Saking seringnya dikunjungi orang-orang, citra Desa Jimbung pun menjadi kurang baik sehingga masyarakatnya mulai melarang pesugihan dilakukan di sana.

Hm, meski tabu, cerita ini bukan sesuatu yang jarang didengar dalam masyarakat Jawa. Bagi sebagian orang, meminta kekayaan pada makhluk halus terdengar nggak masuk akal. Namun, bagi sebagian lainnya, ritual ini merupakan salah satu bentuk usaha mencapai tujuan hidup. Kamu tim percaya logika atau tim percaya mistis? Ha-ha. (IB15/E03)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kok Bisa Sih Cadangan Minyak Indonesia Cuma 20 Hari?

6 Mar 2026

'Bom Nuklir' dan 'Perdamaian' yang Viral di Tengah Eskalasi Konfik Timur Tengah

6 Mar 2026

Saking Bekunya Musim Dingin, Warga Laut Baltik Berseluncur dari Satu Pulau ke Pulau Lain

6 Mar 2026

Bukan Emas Lagi; MUI Jateng Ubah Patokan Nisab Zakat Profesi

6 Mar 2026

Duduk Perkara Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip versi Polrestabes Semarang

6 Mar 2026

Oksigen Banyak dari Laut, Terus Kenapa Masih Ribut Soal Hutan?

6 Mar 2026

Tiket Mudik Ludes 400 Ribu! Cek Tanggal Favorit dan Kereta Pilihan di Daop 4 Semarang Ini

6 Mar 2026

Wisata Alam Kalikesek Semakin Ramai, Warga Desa Sriwulan Dapat THR

7 Mar 2026

Masjid Fujikawaguchiko, Tempat Salat dengan Latar Spektakuler Gunung Fuji di Jepang

7 Mar 2026

Sahur Tanpa Nasi Cuma Makan Lauk, Beneran Bikin Kuat Puasa Seharian?

7 Mar 2026

Ikan Air Tawar vs Ikan Laut: Siapa yang Paling Tahan Lawan Pemanasan Global?

7 Mar 2026

Aman Nggak Ya Mudik dengan Mobil Listrik?

8 Mar 2026

Membedah Mitos Minum Air Hangat Bisa Turunkan Berat Badan

8 Mar 2026

Restorative Justice Akhiri Kasus Pengeroyokan Mahasiswa Undip Semarang

8 Mar 2026

Berburu Baju Bekas sekaligus Bantu Korban Kekerasan di Bazar Preloved Sintas

8 Mar 2026

Sarung Tangan Karet Bekas Ternyata Bisa Jadi 'Penyedot' Polusi

8 Mar 2026

Srikandi Ojol Jateng Kini Punya Aplikasi Khusus Anti-Pelecehan

8 Mar 2026

Musim Mudik, Pengendara Diimbau Istirahat di Rest Area Maksimal 30 Menit

9 Mar 2026

Menilik Keseruan Momen Membeli Kebutuhan Lebaran

9 Mar 2026

PDAM Semarang Gelar 'Operasi Ketupat', 14 Ribu Penunggak Jadi Sasaran

9 Mar 2026

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: