BerandaKulinary
Kamis, 24 Okt 2018 14:49

Babat Gongso, Makanan Khas Semarang yang Bikin Ketagihan

Babat Gongso khas Kota Semarang, (Primarasa.co.id)

Selain lunpia, Semarang juga punya kuliner khas yang menarik yakni babak gongso. Makanan ini memiliki cita rasa pedas dan mantap di lidah. Penasaran?

Inibaru.id – Bila berbicara tentang kuliner khas Semarang, makanan pertama yang disebutkan pasti Lunpia. Padahal, ada banyak makanan khas di Semarang yang nggak kalah lezat dibanding gorengan berisi rebung dan udang itu. Salah satu makanan khas itu adalah babat gongso.

Merahputih.com (15/6/2017) menulis, babat gongso adalah masakan khas Semarang dengan cita rasa yang pedas. Mengingat sebagian besar masyarakat Indonesia hobi makan pedas, makanan ini tentu akan akrab dengan lidah orang Indonesia.

Nggak ribet kok untuk memasak makanan khas Semarang satu ini. Cukup siapkan bahan-bahan berikut.

  • 500 gram babat.
  • 6 bawang merah yang diiris kasar.
  • 2 lembar daun salam.
  • Setengah ibu jari lengkuas yang dimemarkan.
  • 2 batang serai yang dimemarkan.
  • 3 sendok makan kecap manis.
  • Setengah sendok teh garam.
  • 1 sendok teh gula pasir.
  • Sebungkus bumbu penyedap rasa sapi.
  • 000 ml air.
  • 5 sendok makan minyak goreng.

Siapkan pula bumbu seperti sebagai berikut.

  • 3 cabai merah besar.
  • 10 cabai merah keriting
  • 3 siung bawang putih.
  • 1 cm kunyit.
  • 5 bawang merah.
  • 3 butir kemiri.

Untuk memasaknya, kamu hanya perlu menyangrai bumbu-bumbu berupa cabai merah, bawang putih, bawang merah, kunyit, dan kemiri. Setelah itu, rebuslah babat dengan daun salam, lengkuas, jahe, dan air. Setelah matang, potonglah babat sesuai dengan ukuran yang kamu kehendaki.

Selanjutnya, tumis bawang merah, daun salam, lengkuas, serai, dan bumbu halus hingga harum. Berikutnya, tambahkan babat dan aduk hingga merata.

Jangan lupa tambahkan kecap manis, garam, bumbu penyedap, dan gula pasir. Aduk semua bahan hingga merata. Oh iya, tambahkan sedikit air agar bumbu dapat meresap sempurna. Terakhir, diamkan masakan hingga bumbu meresap dan babat gongso siap disajikan.

Babat gongso paling cocok dimakan dengan nasi hangat, Millens. Kelezatan rasa babat gongso yang pedas ditambah nasi hangat bakal menggoyang lidah para pencinta pedas. Mau coba? (IB09/E04).

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Indonesia Dinobatkan sebagai Negara Paling Ramah di Dunia

5 Okt 2026

Penantian Panjang Berakhir, Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026

6 Okt 2026

Soal Ijazah Gibran, MK Tak Temukan Bukti Setara SMA

7 Okt 2026

Biaya Haji 2027 Ditetapkan Rp98,4 Juta, Jemaah Menanggung Sekitar Rp54,6 Juta

8 Okt 2026

Sirkuit Mandalika Kantongi Homologasi Grade A FIM untuk MotoGP 2026

9 Okt 2026

Mengulik Asal Nama Rondo Royal, Jajanan Tape Goreng Khas Jepara

11 Okt 2026

Penonton MotoGP Mandalika 2026 Tembus 157 Ribu, Cetak Rekor Baru

12 Okt 2026

Gentengisasi Jateng Disiapkan, 1,1 Juta Keping Genteng Dibutuhkan

13 Okt 2026

Pemerintah Tutup Permanen Ekspor Benih Lobster, Penyelundup Bakal Diburu

14 Okt 2026

HP Gratis dengan Rekening Digital Diusulkan untuk Penyaluran Bansos

15 Okt 2026

Dari Jepara ke Sarajevo, Merawat Ukiran dan Diplomasi yang Tak Selesai di Meja Pertemuan

16 Okt 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

8 Tokoh Penting Kongres Pemuda II yang Lahirkan Sumpah Pemuda

28 Okt 2017

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: