BerandaHits
Kamis, 4 Apr 2018 19:59

Tagar #SaveDrTerawan Ramaikan Twitter

Potret Dokter Terawan (Ceknricek.com)

Pemecatan Dokter Terawan karena metode terapi "cuci otak" yang dicetuskannya memicu reaksi dari warganet. Tagar #SaveDrTerawan pun muncul untuk menanggapi hal tersebut.

Inibaru.id – Kabar pemecatan Dr dr Terawan Agus Putranto, Sp.Rad memicu pro dan kontra di masyarakat. Dokter yang sekaligus menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto ini dianggap menyalahi kode etik karena praktik terapi cuci otak yang digunakannya untuk pengobatan stroke.

Atas masalah tersebut, dr. Terawan dijatuhi sanksi pemecatan sementara dari anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) oleh Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK). Dasar keputusan itu yakni pertimbangan etika perilaku profesional seorang sejawat. Sanksi itu berlaku selama 12 bulan terhitung mulai 26 Februari 2018 hingga 25 Februari 2019 seperti ditulis Cnnindonesia.com, Selasa (3/4/2018).

Dia dikenal sebagai dokter yang bertangan dingin mengatasai masalah stroke. Sejumlah pejabat pun diketahui pernah menjadi pasien dr Terawan seperti presiden ke-6 RI SBY, mantan Ketua MPR RI Mahfud MD, politikus Aburizal Bakrie, dan Ketua MURI Jaya Suprana. Wah, kondang juga ya dr Terawan.

Pemecatan itu sontak mendapat reaksi dari berbagai pihak. Tagar #SaveDrTerawan langsung melambung di jejaring sosial Twitter. Sejumlah warganet turut meramaikan tagar ini seperti akun milik istri Jaya Suprana, Aylawati Sarwono.

Saya & Jaya Suprana adalah pasien dr Terawan atas kesadaran & pilihan sendiri untuk menjadi sehat, kami merasakan manfaatnya. Adalah hak konsumen untuk memilih alternatif pengobatan termasuk dgn metoda temuan dr Terawan maupun pengobatan tradisional dgn Jamu. #SaveDrTerawan,” tulis perempuan itu pada akunnya @Aylawati.

Hal senada juga disampaikan politikus Golkar Aburizal Bakrie. Dia mengaku merasakan manfaat setelah berobat ke dr Terawan seperti yang ditulis Okezone.com, Rabu (4/4).

Saya sendiri termasuk yang merasakan manfaatnya, juga Pak Tri Sutrisno, SBY, AM Hendropriyono, dan banyak tokoh/pejabat, juga masyarakat luas. Mudah menemukan testimoni orang yang tertolong oleh dr Terawan. #SaveDokterTerawan.” jelasnya dengan akun @aburizalbakrie.

Saat ini sebanyak 5.616 cuitan di Twitter memakai tagar itu lo, Millens. Wah, apakah banyaknya orang yang membela dr Terawan dapat mengubah keputusan MKEK? Mari tunggu kelanjutannya. (MAY/IF)

Tags:

ARTIKEL TERKAIT

Kali Odo Semarang, Sungai yang Justru Deras saat Kemarau

7 Sep 2026

Hipdut, Perpaduan Hip-Hop dan Dangdut yang Dekat dengan Gen Z

8 Sep 2026

20 Kisah Perjuangan Bakal Diangkat Kemenbud ke Layar Lebar

9 Sep 2026

Jalan Pantura, Jalur Bersejarah yang Menjadi Urat Nadi Pulau Jawa

10 Sep 2026

Masuk Usia 17 Tahun, Warga Bakal Punya Rekening Berisi Rp50 Ribu

11 Sep 2026

First Look Film Animasi Timun Mas Dirilis, Bawa Dongeng Jawa ke Animasi Modern

12 Sep 2026

Mengulik Asal-usul Nama Pekalongan, dari Joko Bau hingga Naskah Sunda Kuno

14 Sep 2026

Purbaya Dicopot, Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru

15 Sep 2026

25.000 Tahun Lalu, Manusia Purba Sulawesi Redakan Sakit Gigi dengan Pinang

16 Sep 2026

Film Empat Musim Pertiwi Jadi Wakil Indonesia di Oscar 2027

17 Sep 2026

Giuseppe Garibaldi, Kapal Induk Pertama Indonesia Tiba di Tanjung Priok

18 Sep 2026

Gatot, Jajanan Gunungkidul yang Konon Berasal dari Gaplek “Gagal Total”

19 Sep 2026

Lima Kasus HAM yang Pernah Terjadi di Indonesia, Ada yang Belum Selesai!

10 Des 2019

Sebelum Menikah, Coba deh Hitung Wetonmu dan Pasangan, Cocok Nggak?

24 Jun 2020

Terkuak, Ini Penyebab Mitos Orang Jawa dan Sunda Nggak Boleh Menikah

28 Jun 2020

Cek Daftar Kata Ini Sebelum Beli Baju di Online Shop

30 Mei 2018

Macan Akar a.k.a Kucing Hutan kok Dipiara

7 Des 2017

Jarang Disadari, Begini Ciri-Ciri WhatsApp yang Disadap dan Cara Mencegahnya

1 Mar 2021

Kidung Rumekso Ing Wengi, Mantra Tolak Bala Warisan Sunan Kalijaga

15 Nov 2020

Terjawab Sudah Alasan Achmad Yurianto Diganti Reisa Broto Asmoro

10 Jun 2020

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

A Group Member of

Ikuti kamu di: