inibaru indonesia logo
Beranda
Hits
Pertolongan Pertama Keseleo: Jangan Dipijat!
Jumat, 3 Mei 2024 10:52
Penulis:
Siti Khatijah
Siti Khatijah
Bagikan:
Keseleo ditandai dengan riwayat jatuh dimana posisi pergelangan kaki menekuk, dan pasien nggak mampu menahan berat badan atau melanjutkan kegiatan. (Istimewa)

Keseleo ditandai dengan riwayat jatuh dimana posisi pergelangan kaki menekuk, dan pasien nggak mampu menahan berat badan atau melanjutkan kegiatan. (Istimewa)

Hampir setiap orang pernah mengalami keseleo, bedanya ada yang ringan, ada pula yang parah. Jika kamu mengalaminya, lakukan langkah pertolongan pertama berikut ini supaya nggak makin parah.

Inibaru.id - Keseleo atau terkilir sering dialami seseorang saat dia beraktivitas seperti olahraga, jalan kaki, menuruni tangga, dan kegiatan lainnya. Bagian yang paling umum mengalami keseleo adalah pergelangan kaki.

Dikutip dari emc.id, Spesialis Ortopedi dan Traumatologi RS EMC Pulomas dokter Steesy Benedicta menyebut angka kejadian keseleo ini dapat mencapai 2-7 kejadian per 1000 orang dan mempunyai angka rekurensi yang tinggi akibat seringnya menyebabkan ketidakstabilan pergelangan kaki.

Faktor resiko penyebab terjadinya adalah adanya laxity (kelenturan) pada ligamen, penggunaan alas kaki yang nggak sesuai, permukaan lapangan olahraga yang nggak baik, dan aktivitas olahraga seperti tackle pada sepakbola, basket, ataupun olahraga lainnya.

Keseleo atau yang disebut dengan ankle sprain ditandai dengan riwayat jatuh dimana posisi pergelangan kaki menekuk dan pasien nggak mampu menahan berat badan atau melanjutkan kegiatan. Kadang hingga terdengar bunyi “pop” saat jatuh, diikuti dengan nyeri akut dan pembengkakan pada sekitar pergelangan kaki.

Pertolongan Pertama Keseleo

Nah, kalau terjadi hal ini padamu, apa yang sebaiknya dilakukan? Jika jawabannya adalah memijat dan mengoles balsem atau sesuatu yang panas, maka kamu keliru, Millens. Menurut dr Noha Roshadiansyah Soekarno dari RS Eka Hospital Bekasi yang dikutip dari Kompas (22/10/22), ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk memberikan pertolongan pertama pada kasus keseleo.

1. Hindari Beraktivitas Fisik

Pada kasus keseleo atau terkilir baik pada diri sendiri atau orang lain, dokter Noha menyarankan agar bagian kaki yang cedera nggak dipakai melakukan aktivitas apapun. Dalam kondisi tersebut, kamu nggak tahu pasti cedera yang terjadi pada pergelangan kaki tingkatnya ringan, sedang atau parah. Maka dari itu, mengistirahatkan kaki yang cedera dengan nggak melakukan apapun merupakan langkah pertama yang baik untuk meminimalisasi cedera yang dialami.

2. Hindari Obat yang Memberikan Sensasi Panas

Menutup luka atau bagian yang cedera dengan kain elastis dapat membantu titik cedera nggak berubah posisi. (Istimewa)
Menutup luka atau bagian yang cedera dengan kain elastis dapat membantu titik cedera nggak berubah posisi. (Istimewa)

Langkah selanjutnya adalah menghindari pemberian obat-obatan yang belum tentu ampuh mengatasi cedera seperti keseleo atau terkilir. Misalnya yang sering dilakukan banyak orang adalah pemberian daun sirih atau obat oles yang dapat memberikan sensasi panas pada kulit.

Menurut dokter Noha, obat-obatan tersebut dapat membuat pembengkakan semakin meluas karena sensasi panas bisa melebarkan pembuluh darah.

3. Jangan Langsung Dipijat

Pemijatan pada area yang cedera bisa membuat tingkat cedera menjadi semakin parah, apalagi jika langsung mengenai area otot yang terluka. Ketahuilah bahwa teknik pemijatan nggak dapat membantu memulihkan keadaan pasien. Yang ada malah berisiko menimbulkan masalah lainnya.

4. Tutup Bagian yang Cedera

Menutup luka atau bagian yang cedera dengan kain elastis seperti perban dapat membantu titik cedera agar nggak berubah posisi. Selain itu, penutup perban tersebut juga bisa mencegah area luka terhindar dari benturan benda lain.

5. Kompres dengan Es Batu

Mengompres bekas luka cedera pada kaki yang keseleo dapat mengurangi tingkat peradangan. Mengompres ini juga bisa dilakukan menggunakan es batu yang dibalut kain atau menggunakan ice pack.

Disarankan nggak mengompresnya dalam waktu lama karena bisa menimbulkan sensasi ketidaknyamanan. Kata dokter Noha, pengompresan dengan es batu sebaiknya dilakukan 15-20 menit saja dengan intensitas 3 kali dalam sehari.

6. Posisikan Kaki Lebih Tinggi

Memposisikan kaki lebih tinggi dari postur tubuh saat beristirahat dapat membantu mengurangi pembengkakkan. Hal itu dapat terjadi karena teknik elevasi ini dibantu oleh gaya gravitasi, yang dapat melancarkan sirkulasi darah mengalir ke seluruh tubuh, sekaligus mencegah penyumbatan aliran darah pada kaki yang cedera.

Itu dia langkah-langkah awal yang bisa kamu lakukan saat keseleo. Jika cederamu itu nggak kunjung sembuh, maka pergilah ke dokter untuk didiagnosa lebih lanjut, Millens. (Siti Khatijah/E07)

Komentar

inibaru indonesia logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Social Media

Copyright © 2024 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved