inibaru indonesia logo
Beranda
Hits
Benarkah Leher Menghitam Tanda Diabetes?
Minggu, 12 Mei 2024 17:31
Penulis:
Arie Widodo
Arie Widodo
Bagikan:
Leher hitam tanda diabetes. (Liputan6)

Leher hitam tanda diabetes. (Liputan6)

Sering dianggap sebagai daki atau kotoran, ada yang menyebut leher menghitam adalah tanda diabetes. Apakah hal ini memang benar?

Inibaru.id – Kamu tahu nggak kalau jumlah penderita diabetes di Indonesia itu cukup tinggi? Jika menilik data yang diungkap International Diabetes Federation (IDF), jumlah penderita diabetes di Indonesia mencapai 19,5 juta orang per 2021 atau tertinggi kelima di dunia. Bahkan, jumlahnya diprediksi bisa mencapai 28,6 juta pada 2045 nanti!

Sayangnya, meski jumlah kasusnya sangat tinggi dan korbannya sangat mudah ditemui di sekitar kita, masyarakat masih menyepelekan tingginya konsumsi gula harian yang jadi salah satu penyebab dari penyakit ini. Lebih dari itu, banyak orang yang masih menganggap remeh gejala diabetes. Salah satunya adalah leher menghitam.

Banyak orang yang nggak menyangka jika leher menghitam tanda diabetes karena mengiranya sebagai kotoran atau daki. Padahal, jika leher pada bagian tengkuk menghitam dan nggak bisa dibersihkan meski sudah rajin mandi, menandakan gejala pre-diabetes bernama acanthosis nigricans.

Jadi, gejala ini menandakan kalau di dalam tubuh kadar gula darahnya sudah lebih tinggi dari normal namun belum cukup tinggi untuk dikategorikan sebagai penyakit diabetes tipe 2 (diabetes mellitus). Kondisi ini nggak hanya bikin tengkuk leher jadi lebih gelap, melainkan juga membuat kulit pada bagian tersebut jadi lebih tebal.

“Kalau kadar gula darahnya tinggi, tubuh bakal mengembangkan area hiperpigmentasi pada leher, khususnya pada bagian belakang leher,” ujar dr Ngraheni Irha SpPD, MKes dari Primaya Evasari Hospital sebagaimana dilansir dari Detik, Jumat (19/1/2024).

Jika sudah muncul tanda pre-diabetes, gaya hidup harus diubah agar nggak lanjut jadi diabetes. (dovepress.com)
Jika sudah muncul tanda pre-diabetes, gaya hidup harus diubah agar nggak lanjut jadi diabetes. (dovepress.com)

Jika nggak mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat seperti menjaga pola makan dan minum, mau berolahraga, atau mengurangi asupan gula harian, maka kondisi ini bisa jadi berujung pada diabetes. Kalau sudah begitu, dampaknya bisa fatal, Millens.

“Diabetes itu ibu dari semua jenis penyakit. Kalau nggak terkontrol, jadi penyakit jantung, stroke, penyakit ginjal, dan lain-lain,” ujar Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kemenkes Eva Susanti sebagaimana dilansir dari Kemkes.go.id, (10/1/2024).

Oleh karena itulah, kita semua harus mewaspadai jika pada bagian belakang leher mulai menghitam. Apalagi jika ada gejala-gejala pre-diabetes lain yang khas yaitu tubuh mudah lelah dan mengantuk meski pagi hari, penglihatan kabur, sering merasakan kesemutan pada telapak kaki, luka yang sulit sembuh, hingga jadi lebih sering buang air kecil meski nggak banyak minum.

Jika kamu mulai merasakan gejala-gejala tersebut, bisa datang ke dokter atau fasilitas kesehatan setempat untuk melakukan cek kesehatan. Jika memang kadar gula darah tinggi, mintalah saran untuk mengubah gaya hidup sehingga bisa mencegah prediabetes menjadi diabetes, Millens. (Arie Widodo/E05)

Komentar

inibaru indonesia logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Social Media

A Group Partner of:

medcom.idmetrotvnews.commediaindonesia.comlampost.co
Copyright © 2024 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved