Bukit Emas Wonogiri, Benarkah Menyimpan 1,5 Juta Ton Emas?

Bukit Emas Wonogiri, Benarkah Menyimpan 1,5 Juta Ton Emas?
Ilustrasi: Bukit emas Wonogiri. (agincourtresources.com)

Kabupaten Wonogiri kabarnya punya potensi berupa bukit emas dengan kandungan 1,5 juta ton emas. Beneran nih?

Inibaru.id – Kalau bicara tentang bukit berisi emas, yang terpikir tentu saja adalah wilayah di Papua. Meski begitu, ada kabar kalau bukit emas Wonogiri juga menyimpan emas dalam jumlah yang nggak main-main, yakni 1,5 juta ton. Apakah hal ini memang benar?

Bukit emas Wonogiri bernama asli Bukit Randu Kuning. Lokasinya masuk wilayah Desa Jendi, Kecamatan Selogiri. Sejak 1993, banyak masyarakat sekitar yang mencari emas di sana. Sayangnya, sebagian besar aksi penambangan ini ilegal alias nggak memiliki izin.

Meski bisa memberikan keuntungan cukup besar, penambangan emas ilegal di sana bisa merusak alam sekaligus membahayakan kesehatan para penambang. Penyebabnya adalah adanya kandungan merkuri yang berbahaya bagi manusia.

Alam di sekitar tambang rusak dan tercemar merkuri, termasuk sungai-sungai yang mengalir dari bukit tersebut.

Sempat Dilirik Australia

Saking populernya tambang emas di Wonogiri ini, sebuah perusahaan penambangan dari Australia sempat berminat untuk mengeksplorasinya. Perusahaan ini sampai membuat PT di Indonesia dengan nama PT Alexis Perdana Mineral (APM).

Pada 2010 lalu, eksplorasi mulai dilakukan. Tatkala pengeboran dilakukan sampai kedalaman 450 meter, kandungan emas pun ditemukan. Sayangnya, pada 2019, warga menolak kehadiran perusahaan ini sehingga pihak pengembang pun kesulitan melanjutkan izin eksplorasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jateng. Sampai sekarang, aktivitas penambangan dari APM pun mangkrak deh.

Bukit emas Wonogiri, salah satunya di Bukit Randu Kuning. (Solopos/Bony Eko Wicaksono)
Bukit emas Wonogiri, salah satunya di Bukit Randu Kuning. (Solopos/Bony Eko Wicaksono)

Dari Mana Logam Mulia di Bukit Emas Wonogiri?

Kepala Seksi Geologi Mineral dan Batu Bara Cabang Dinas Energi Sumber Daya Mineral Wilayah Sewu Lawu Yulianto punya penjelasan terkait dengan asal emas di Bukti Randu Kuning. Menurut keterangannya pada 2019 lalu, bukit ini masuk dalam bagian Pegunungan Selatan sisi timur.

Omong-omong ya, pegunungan ini terbentuk akibat subduksi alias tumbukan dari lempeng samudra dan lempeng benua di Masa Eosen sampai Oligosen (56-34 juta tahun lalu). Jadi, bebatuan di pegunungan ini sebenarnya adalah endapan lautan yang kini berada di perbukitan.

“Bukit Randu Kuning itu merupakan kompleks batuan beku. Warga menggali bukit untuk mencari urat-urat kuarsa yang di dalam urat itu ada emasnya. Yang dicari penambang itu batuan yang ada urat kuarsanya, lalu batuan itu dipecah dengan glondong (sejenis molen berukuran kecil) agar lembut dan lalu diberi merkuri untuk mengikat emas,” jelas Yulianto.

Benarkah Ada 1,5 Juta Ton Emas?

Kalau cuma di Bukit Randu Kuning, nggak benar jumlah emasnya sebanyak itu.. Tapi, penelitian yang dilakukan Badan Survei Geologi Bandung yang terungkap dalam Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) Wonogiri 2017 mengungkap kalau di Kecamatan Selogiri, Jatiroto, serta Karangtengah punya kandungan biji emas mencapai 1,5 juta ton.

Nggak nyangka ya, Millens, bukit emas Wonogiri punya harta karun yang melimpah! (Sol/IB09/E05)