Hari Ini Jateng Gelar Pameran UKM Virtual di tengah Pandemi Covid-19

Hari Ini Jateng Gelar Pameran UKM Virtual di tengah Pandemi Covid-19
Ilustrasi: Pameran UKM secara Virtual (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Pandemi Covid-19 membuat banyak kegiatan digelar secara daring. Yup, salah satunya adalah UKM Virtual Expo Jawa Tengah. Seperti apa keseruannya ?

Inibaru.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar UKM Virtual Expo (UVO) 2021. Mengambil tema Furniholic UKM, pameran online yang mulai dilakasanakan hari ini, Jumat (17/9/2021), diikuti 407 usaha kecil menengah dan koperasi dengan 4.159 produk.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Jawa Tengah Ema Rachmawati mengatakan, UVO 2021 sesi kedua digelar pada 17-19 September 2021. Gelaran kali ini akan mengunggulkan produk dari sektor kriya kayu (furnitur).

Ema juga menyebutkan, produk kayu dari Jawa Tengah banyak diminati oleh pasar luar negeri. Pada pameran  kali ini, Pemprov Jateng bersama Bank Indonesia, Bank Jateng, dan pihak swasta akan mempertemukan pengusaha UKM furnitur dan pembeli dari Belgia dan Jepang.

"Tema Furniholic (furniture dan home decor) dipilih karena saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Koperasi UKM sedang melakukan ekspansi pasar luar negeri khususnya Belgia, Jepang dan Perancis," ujarnya, Rabu (15/9/2021).

Ilustrasi: Pameran UKM secara Virtual (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
Ilustrasi: Pameran UKM secara Virtual (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Dijelaskan Ema, pada UVO 2021 sesi kedua, sebanyak 88 UKM furnitur ikut berpameran. Selain itu, ada pula 163 UKM makanan dan minuman, 126 UKM fashion, dan 30 UKM aksesori.

"Nanti pada acara tersebut, ada pembentukan factory sharing furniter Jateng. Ada pula penetrasi produk UKM furnitur ke luar negeri," sebutnya.

Kepala Bidang Pemasaran Dinkop UKM Jateng Julie Emmy Lia mengatakan, produk furnitur Jateng banyak diminati oleh pasar luar negeri. Selain berkualitas, pasar ekspor juga meminati furnitur Jateng yang dihasilkan dari produk kayu berkesinambungan.

"Pasar Belgia dan Jepang suka produk yang compact dan ramah lingkungan dari sumber yang diregenerasi. Contohnya pasar Belgia itu suka meja dari akar-akaran. Saat ini pembeli sudah antre produk UKM Magelang," ungkap Julie.

Untuk pameran kali ini, produk-produk yang dipamerkan telah mendapatkan kurasi dari Belgia maupun Jepang. Hal itu untuk memastikan, produk yang dihasilkan diminati oleh konsumen dan dapat terserap oleh pasar. (Triawanda Tirta Aditya/E03)