Wahai Penggemar Seafood, Ini 5 Perbedaan Rajungan dan Kepiting

Wahai Penggemar Seafood, Ini 5 Perbedaan Rajungan dan Kepiting
Kepiting saus kecap, makanan khas Korea. (Shutterstock via Kompas)

Sekilas kedua hewan bercangkang ini begitu mirip. Tapi tetap saja, rajungan dan kepiting berbeda. Kamu bisa lo mengenali bahan makanan laut ini melalui 5 ciri berikut.

Inibaru.id – Hayo siapa yang masih belum bisa membedakan kepiting dan rajungan? Sekilas kedua binatang bercangkang ini memang mirip, tapi tetap saja nggak sama ya. Kamu bisa memperhatikan 5 perbedaan keduanya di sini.

1. Bentuk tubuh

Baik rajungan maupun kepiting sama-sama masuk dalam kelompok hewan krustasea yaitu hewan yang memiliki kulit keras. Sekilas, keduanya tampak memiliki bentuk yang sama. Padahal hal ini nggak benar, lo.

Tubuh rajungan lebih ramping dengan capit lebih panjang dan ramping. Sedangkan kepiting memiliki tubuh atau cangkang yang bulat dan lebih tebal. Meski nggak terlalu panjang, capit kepiting berukuran lebih besar dibanding capit rajungan.

2. Corak tubuh

Rajungan memiliki bercak putih, kepiting berwarna hijau kecokelatan. (dapurumami via Tribunnews)
Rajungan memiliki bercak putih, kepiting berwarna hijau kecokelatan. (dapurumami via Tribunnews)

Bukan cuma bentuknya, corak kedua hewan laut ini juga berbeda. Bagian ini harus kamu ingat baik-baik biar bisa membedakan keduanya.

Kepiting betina mempunyai warna tubuh kehijauan dengan bercak putih. Sementara tubuh rajungan jantan kebiruan dengan bercak putih lebih terang. Lain dengan kepiting, Millens, baik yang jantan atau pun betina memiliki warna tubuh hijau kecokelatan.

3. Habitat

Perbedaan lain adalah habitat. Walau sama-sama tinggal di laut, rajungan cuma bisa hidup di satu alam. Itu sebabnya, rajungan gampang mati kalau kamu menyimpannya tanpa air. Berbeda dengan kepiting yang bisa hidup di air atau pun darat. Namun, karena dasarnya ia memang makhluk air, kepiting hanya bisa bertahan di darat selama 4-5 hari.

Kepiting juga mudah ditemukan karena hidup di air laut nggak terlalu dalam dan dekat dengan pantai. Sedangkan rajungan lebih sulit ditemukan karena hidup di perairan lebih dalam. Hewan ini juga bisa hidup di air laut atau pun air tawar.

4. Rasa dan tekstur daging

Omong-omong soal daging, daging rajungan lebih sedikit dibanding daging kepiting. Yap, daging kepiting lebih tebal. Kelebihan lainnya, daging kepiting juga lebih manis dibanding daging rajungan. Tekstur daging kepiting juga lebih lembut daripada rajungan.

Sebenarnya kamu bisa kok mendapat rajungan berdaging banyak dengan melihat berat rajungan serta kekuatan cakangnya. Pilihlah yang berat dan bercangkang keras.

5. Kandungan nutrisi

Kepiting dan rajungan sama-sama mengandung banyak protein dan beragam nutrisi seperti vitamin B, vimtain E, mangan, fosfor, yodium hingga zinc. Tapi kalau kamu mencari sumber protein, rajungan ternyata juaranya. Kolesterol dalam rajungan juga lebih rendah dibanding kepiting.

Hm, jadi mau pilih rajungan atau kepiting nih, Millens? (Det/IB21/E07)