Perempuan Haid Nggak Boleh Ketemu Komodo?

Perempuan Haid Nggak Boleh Ketemu Komodo?
Perempuan haid dilarang ketemu komodo. (Flickr/ Bryn Pinzgauer)

Di sejumlah tempat wisata, perempuan haid dilarang masuk karena faktor mistis. Tapi, apakah benar perempuan haid juga nggak boleh ketemu komodo?

Inibaru.id – Kamu pasti sering mendengar larangan perempuan haid nggak boleh mengunjungi sejumlah tempat di Indonesia. Sebagai contoh, ada larangan perempuan haid untuk memasuki pura di Bali. Apakah benar kalau perempuan haid juga nggak boleh ketemu komodo?

Kamu tahu sendiri kan, Millens, kalau komodo adalah salah satu hewan yang bahkan masuk dalam daftar keajaiban dunia? Maklum, kadal berukuran raksasa ini cuma bisa ditemukan di Indonesia, tepatnya juga hanya ada di sejumlah pulau di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Banyak pakar fauna yang menyebut komodo sebagai “fosil hidup” paling tua di muka bumi. Hewan yang sangat dilindungi ini kabarnya sudah ada sejak 40 juta tahun yang lalu! Karena alasan inilah, tempat mereka hidup sangatlah dilindungi dan harus dilestarikan.

Meski begitu, bukan berarti tempat tinggal komodo yang ada di Taman Nasional Komodo atau sebagian kecil Pulau Flores ini nggak bisa dikunjungi wisatawan. Realitanya, cukup banyak lo wisatawan, baik itu lokal ataupun asing yang datang untuk melihat secara langsung hewan dengan bisa yang sangat beracun ini.

Nah, kembali ke pertanyaan awal. Beneran nggak sih perempuan haid nggak boleh ketemu dengan komodo? Larangan ini ternyata beneran, lo. Jadi, kalau kamu sedang menstruasi, dijamin nggak boleh ikut tur untuk melihat komodo, Millens.

Komodo ternyata bisa mencium bau darah, termasuk bau darah perempuan haid. (Flickr/  Bryn Pinzgauer)
Komodo ternyata bisa mencium bau darah, termasuk bau darah perempuan haid. (Flickr/  Bryn Pinzgauer)

Jangan berpikir macam-macam dulu, Millens. Larangan ini bukan karena faktor mistis sama sekali, kok. Tujuan larangan ini ternyata demi keselamatan sang perempuan, lo. Kalau perempuan haid nekat pengin ketemu komodo, bisa-bisa mereka dikejar, lo!

Kalau menurut peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Evy Ayu Arida, komodo tergolong dalam hewan predator yang haus darah. Yang mengerikan adalah, istilah haus darah ini benar-benar nyata, lo. Mereka bisa mencium darah hingga aroma kematian dari jarak lebih dari 9 km!

Intinya gini, Millens, kalau mereka sudah mencium aroma darah, mereka akan mencari dari mana asalnya. Bayangin deh kalau perempuan haid dekat-dekat dengan mereka. Bisa langsung dikejar deh.

Masalahnya, komodo itu pelari cepat. Mereka bisa saja berlari hingga 20 km per jam. Selain itu, tenaga mereka seperti nggak habis-habis kalau sudah disuruh mengejar mangsanya. Jadi, kalau sampai perempuan haid dikejar komodo dan nggak tahu trik untuk menghindar atau melepaskan diri dari kejarannya, bisa berbahaya, bukan?

Kalau sampai tergigit, duh, racun dari air liur komodo ini sangat berbahaya dan mematikan. Nah, biar nggak sampai terjadi insiden perempuan haid digigit komodo, larangan bagi mereka untuk berkunjung akhirnya diterapkan, Millens.

Jadi, larangan perempuan haid nggak boleh melihat komodo ternyata beneran, ya. Tapi alasannya jelas untuk keselamatan mereka sendiri, kok, Millens. (Phi/IB09/E05)