BerandaHits
Sabtu, 17 Jan 2026 09:01

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

Penulis:

Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak RemajaArie Widodo
Viral Buku 'Broken Strings, Begini Tanggapan Orang Tua yang Memiliki Anak Remaja

Buku 'Broken Strings' yang diterbitkan Aurelie Moeremans. (Dkylb)

Keberadaan buku 'Broken Strings' yang diterbitkan Aurelie Moeremans ternyata bikin banyak orang tua jadi lebih menyadari tentang bahaya child grooming.

Inibaru.id – Viralnya buku karya Aurelie Moeremans berjudul Broken Strings ikut bikin warga Banyumanik, Kota Semarang, bernama Fransiska penasaran. Maklum, tema dari buku tersebut dianggap relate dengannya yang sedang memiliki anak yang sudah memasuki usia remaja.

Setelah membaca buku tersebut secara daring, Fransiska jadi sedikit memahami seperti apa kasus child grooming yang dialami Aurelie. Masalahnya, dia kemudian jadi khawatir dengan anak perempuannya.

“Anakku sudah masuk SMP, dan dia juga ikut kegiatan di luar sekolah. Dia tentu ketemu dengan banyak orang dari berbagai kalangan usia. Semoga saja nggak ada yang punya niatan melakukan child grooming dan anakku tahu menempatkan diri,” ucap Fransiska pada Jumat (16/1/2025).

Hal yang sama dialami warga Pucanggading, Demak, bernama Heri. Anaknya yang duduk di kelas 11 SMA sering bermain gim daring dan mengaku sudah memiliki teman online dari permainan tersebut. Setelah mengetahui kasus yang dialami Aurelie, dia juga jadi lebih waspada.

“Saya memang mengizinkan dia bermain game online tapi waktunya terbatas. Soalnya itu kayak pereda stres buat dia. Nah, pas dia cerita punya kenalan dari game itu, aku jadi lebih waspada. Untungnya sejauh ini dia selalu jujur temen-temen online-nya itu siapa saja dan komunikasinya seperti apa. Tapi tetap saja, melihat kasus ini, saya jadi harus lebih perhatian,” terang Heri.

Ilustrasi child grooming yang kini semakin diwaspadai banyak orang tua. (Alodokter)
Ilustrasi child grooming yang kini semakin diwaspadai banyak orang tua. (Alodokter)

Sang anak juga aware dengan kasus Aurelie karena aktif di media sosial. Heri pun jadi punya kesempatan untuk membahas hal tersebut demi memastikan anaknya nggak mudah terjerat orang dewasa yang berniat jahat kepadanya.

“Meski dulu menikah muda, saya harus jadi orang tua yang modern, selalu hadir buat anak-anak saya yang perempuan semua ini. Syukurnya mereka mau terbuka sama saya, masih mau mendengarkan saya,” lanjut Heri.

Terkait dengan kasus child grooming, Heri pun sampai mencari tahu tanda-tanda orang yang berpotensi melakukannya atau semacam itu, dan membeberkannya ke buah hatinya agar mereka ikut waspada. Sebagai contoh, jika ada yang memberikan perhatian yang berlebihan atau mencurigakan, memberikan hadiah yang nggak diminta, atau melewati beberapa batas tertentu, ada baiknya melaporkan hal ini kepadanya.

“Mereka juga saya minta untuk nggak mudah memberikan izin kontak fisik seperti mengelus kepala, memegang tangan, apalagi sampai minta pelukan atau ciuman,” terang Heri.

Hal serupa dilakukan Fransiska. Dia mulai memperkenalkan sex education kepada anaknya demi membuat mereka jadi lebih paham mana yang salah, mana yang benar, agar nggak jadi korban. Bahkan dia juga memperkenalkan anak-anaknya tentang lelucon berbau seksual atau porno agar anak-anaknya lebih waspada.

Yap, siapa sangka, buku Broken Strings dari Aurelie Moeremans ternyata bisa bikin banyak orang tua di Indonesia jadi lebih waspada akan potensi child grooming. Semoga saja semakin banyak orang tua yang semakin memahami hal ini demi memberikan perlindungan terbaik bagi buah hatinya, ya, Gez? (Arie Widodo)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media

Copyright © 2026 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved