BerandaHits
Rabu, 3 Jun 2026 08:34

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

Penulis:

Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai PenggantiAdministrator
Prabowo Copot Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Pengganti

Setelah hampir dua tahun menjabat, Dadan Hindayana resmi tidak lagi memimpin Badan Gizi Nasional usai keputusan evaluasi pemerintah. (Jambi Independent)

Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional setelah evaluasi selama 1,5 tahun dan menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai penggantinya untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Inibaru.id – Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian pimpinan di Badan Gizi Nasional (BGN), lembaga yang bertanggung jawab menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala BGN Dadan Hindayana resmi dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang.

Pengumuman tersebut disampaikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Presiden, Selasa (2/6/2026). Selain Dadan, dua wakil kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, juga diberhentikan.

Sebagai pengganti, Presiden menunjuk Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN yang baru. Sementara posisi wakil kepala diisi oleh Agustina Arum Sari dan Mayjen TNI Trenggono.

Menurut Prasetyo, keputusan tersebut diambil setelah Presiden melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap kinerja BGN selama sekitar satu setengah tahun terakhir.

Prasetyo menjelaskan, terdapat sejumlah catatan yang menjadi pertimbangan pemerintah dalam melakukan pergantian pimpinan BGN. Catatan tersebut mencakup kedisiplinan dalam menjalankan standar operasional prosedur (SOP), tata kelola organisasi, hingga pengawasan kualitas makanan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Pemerintah berharap pergantian ini dapat mempercepat perbaikan berbagai aspek yang masih menjadi perhatian dalam pelaksanaan program tersebut.

Saat ditanya mengenai dugaan penyelewengan jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Prasetyo mengatakan persoalan tersebut masih dalam proses audit internal. Namun ia menegaskan bahwa pergantian pimpinan merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lembaga.

Selama dipimpin Dadan Hindayana, BGN menghadapi berbagai tantangan, termasuk sejumlah kasus keracunan makanan yang menimpa penerima manfaat Program MBG di berbagai daerah. Kasus-kasus tersebut sempat membuat ribuan SPPG dibekukan sementara untuk evaluasi.

Meski demikian, Program Makan Bergizi Gratis terus berjalan dan menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo. Hingga awal 2026, jumlah penerima manfaat program ini telah mencapai lebih dari 61 juta orang, dengan mayoritas merupakan siswa sekolah.

Menanggapi pencopotannya, Dadan Hindayana menyatakan menghormati keputusan Presiden. Menurutnya, pergantian anggota kabinet dan pejabat pemerintah merupakan hak prerogatif Presiden.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan selama menjabat sebagai Kepala BGN serta mengucapkan selamat kepada jajaran pimpinan baru. Dadan berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat dan berjalan semakin baik di masa mendatang.

Diketahui, Dadan Hindayana merupakan akademisi yang lama berkarier di Institut Pertanian Bogor (IPB). Pria kelahiran Garut, Jawa Barat, 10 Juli 1967 itu dilantik sebagai Kepala BGN pertama pada Agustus 2024 dan memimpin lembaga tersebut selama hampir dua tahun sebelum akhirnya digantikan. (Ike/E01)

Tags:

Inibaru Indonesia Logo

Inibaru Media adalah perusahaan digital yang fokus memopulerkan potensi kekayaan lokal dan pop culture di Indonesia, khususnya Jawa Tengah. Menyajikan warna-warni Indonesia baru untuk generasi millenial.

Sosial Media

Copyright © 2026 Inibaru Media - Media Group. All Right Reserved