Jateng Jadi Provinsi Terfavorit Investor Taiwan

Jateng Jadi Provinsi Terfavorit Investor Taiwan
Ilustrasi: Iklim industri yang baik dan kondusif di Jawa Tengah menarik bagi investor Taiwan untuk menanamkan modal. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Karena memiliki iklim investasi yang baik dan lancar, Jawa Tengah menjadi provinsi favorit investor Taiwan. Nggak hanya itu, mereka juga berencana akan menggunakan SDM lokal untuk posisi menengah ke atas.

Inibaru.id - Masyarakat Jawa Tengah dikenal ramah, baik, menyukai ketentraman, dan nggak neko-neko. Keadaan di daerahnya juga tergolong relatif aman dan terkendali. Kondisi tersebut ideal bagi investor untuk menanamkan modalnya ke Jateng, nggak terkecuali investor dari Taiwan.

Kepala Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Taiwan John Chen mengatakan, banyak investor dari negaranya yang ingin mengembangkan bisnis di Jateng.

“Pada kuartal pertama tahun ini, Jateng sudah menjadi provinsi terfavorit pertama bagi pengusaha-pengusaha Taiwan,” kata Chen pada Selasa (26/7/2022).

Dia menjelaskan bahwa provinsi tersebut memiliki iklim investasi yang baik dan lancar. Keadaan semakin mendukung sejak Jateng dipimpin oleh Gubernur Ganjar Pranowo.

“Di bawah kepemimpinan Gubernur Ganjar semua lebih baik dan lebih lancar bagi pengusaha-pengusaha Taiwan untuk dapat berinvestasi di Jateng,” jelas Chen.

Chen yakin dan optimistis pada masa depan bakal banyak pengusaha Taiwan yang menanam modal di Jateng. Dia berharap, jumlah investor bisa terus bertambah seiring berjalannya waktu.

“Kami berharap dalam 2-3 tahun ke depan total investasi akan lebih banyak dua kali lipat dari 20 tahun yang lalu,” jelasnya.

Gunakan SDM Lokal

Ilustrasi: Investor dari Taiwan berencana menyiapkan SDM lokal untuk posisi menengah ke atas. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)
Ilustrasi: Investor dari Taiwan berencana menyiapkan SDM lokal untuk posisi menengah ke atas. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Mendengar kabar baik tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengakui bahwa sejauh ini banyak investor dari Taiwan yang menanamkan modal di beberapa kota seperti Semarang, Jepara, dan Kendal. Taiwan menempati urutan ke-7 investor terbanyak di Jateng.

“Saya senang delegasi dagang Taiwan mengapresiasi kondusifitas Jateng. Saya juga mengapresiasi relasi bisnis antara investor dengn pemerintah, antara buruh dengan pengusaha, yang itu bisa mendorong orang nyaman untuk berinvestasi,” ungkap Ganjar.

Ganjar berharap hubungan baik antara perusahaan Taiwan dengan masyarakat Jateng terjalin. Hal itu sudah mulai tampak dari niat baik perusahaan untuk berbagi ilmu dengan tenaga kerja lokal. Nggak hanya itu, mereka juga berencana menyiapkan SDM lokal untuk posisi menengah ke atas di perusahaan.

“Beliau berharap agar kerja sama dengan perguruan tinggi dan SMK bisa lebih giat lagi sehingga suplai tenaga kerja kita sesuai dengan yang diharapakan,” ujar Ganjar.    

Wah, mendengar berita ini membuatmu merasa senang juga nggak, Millens? Dengan semakin banyaknya lapangan kerja, semoga kerja sama Taiwan-Jateng ini bisa memberikan kesejahteraan bagi warga daerah ya! (Medcom/IB20/E03)