Risiko Sering Isi Bensin Eceran di Pinggir Jalan

Risiko Sering Isi Bensin Eceran di Pinggir Jalan
Risiko mengisi BBM di penjual bensin eceran. (Ototis.com)

Penjual bensin eceran di pinggir jalan adalah penolong pengendara yang kehabisan bahan bakar di jalan. Namun, ada risiko yang mengintai karenanya, lo!

Inibaru.id – Nggak semua pemilik kendaraan bermotor tinggal di dekat pom bensin atau stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar, mau nggak mau mereka membeli bensin eceran di pinggir jalan. Padahal, mengisi bensin eceran ada risikonya, lo.

Pertamina memang sangat mewanti-wanti hal ini. Melalui laman My Pertamina, mereka mengimbau para pengendara agar lebih berhati-hati karena nggak sedikit oknum penjual bensin eceran yang nakal. Tujuannya, tentu saja untuk mendapatkan keuntungan lebih besar melalui kecurangan. 

Menurut mereka, sejumlah oknum penjual bensin eceran terkadang mencampur bensin murni dengan bensin berkualitas lebih rendah, tapi menjualnya dengan harga bensin murni. Selain itu, ada juga yang mencampur bensin dengan air atau minyak mentah, yang tentu saja membuat kualitasnya jadi buruk.

Kendatipun penjual bensin eceran jujur dan hanya menjual bensin sesuai dengan yang mereka beli di SPBU, bensin yang disimpan di botol kaca dan ditempatkan di pinggir jalan akan terpapar matahari. Ini membuat komposisi kimiawi bensin berubah, yang membuat kualitasnya menurun.

Komponen Kendaraan Bisa Berkerak

Sebaiknya mengisi BBM di SPBU yang menjamin kualitas bensinya. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Sebaiknya mengisi BBM di SPBU yang menjamin kualitas bensinya. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Laman My Pertamina juga menjelaskan, mengisi BBM eceran di pinggir jalan juga berisiko membuat bagian mesin seperti katup, piston, atau kepala silinder berkerak. Dampaknya, performa mesin bakal menurun. Suaranya juga menjadi kasar.

Dalam jangka panjang, risiko kerusakan pada pompa bensin kendaraan juga bisa meningkat. Kalau sampai pompa ini rusak, tentu saja kendaraan bakal mogok. Kamu pun harus membayar mahal hanya untuk perbaikan kendaraan, deh.

Risiko lain yang menantimu karena terlalu sering memakai BBM berkualitas buruk yang didapat dari penjual bensin eceran adalah turun mesin. Ini menjadi masalah besar, karena biaya perbaikannya bahkan bisa jauh lebih mahal ketimbang memperbaiki kendaraan yang mogok.

Meski keberadaan penjual bensin eceran akan sangat membantu saat kita lupa mengisi bensin lalu kendaraanmu mogok di jalan, ada risiko yang mengintaimu kalau terus-menerus mengandalkan BBM eceran tersebut.

Sesekali, nggak masalah membeli bensin eceran. Namun, alangkah lebih baik jika kamu mengecek bahan bakar di kendaraanmu secara berkala agar nggak mogok di tengah jalan dan sempat mampir ke SPBU terdekat. Demi kebaikan isi kantongmu juga kan, Millens(Det/IB09/E03)