Meski Enak, Ternyata Pramugari Ogah Makan Makanan di Pesawat

Meski Enak, Ternyata Pramugari Ogah Makan Makanan di Pesawat
Pramugari nggak mau makan makanan pesawat. Ada alasannya, lo. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Ternyata, pramugari nggak mau makan makanan pesawat meski mereka menyajikan dan menawarkannya ke penumpang. Alasannya juga cukup mengejutkan, lo. Seperti apa ya?

Inibaru.id – Millens, kamu pernah nggak makan makanan pesawat saat melakukan perjalanan udara? Meski makanan yang disajikan terlihat mewah, rasanya biasanya kurang begitu nikmat. Nah, ternyata, banyak pramugari nggak mau makan makanan pesawat, lo. Hal ini tentu cukup mengherankan karena merekalah yang menyajikannya, bukan?

Jadi gini, Millens, fakta mengejutkan bahwa pramugari nggak mau makan makanan pesawat ini mulai dibahas warganet sejak video mantan pramugari bernama Evrin viral pada 2019 lalu. Saat itu, perempuan yang pernah bekerja di maskapai nasional Singapura menjelaskan berbagai hal yang dilakukan awak kabin selama penerbangan.

Banyak pramugari dan awak kabin yang ogah makan makanan pesawat. Hanya, kalau kamu pikir alasan mengapa mereka malas mengonsumsinya adalah karena faktor kebersihan makanan, kamu salah, Millens. Mereka ogah memakannya justru karena rasa.

Kalau kamu cermat, rasa makanan pesawat cenderung gurih dan asin. Meski begitu, terkadang rasanya nggak begitu mantap. Hal ini disebabkan oleh indera pengecap kita cenderung nggak sensitif saat berada di ketinggian. Padahal, kalau makanan ini disantap saat kita di daratan, rasa gurih dan asinnya sangat kuat.

Makanan di pesawat memiliki komposisi bahan yang berbeda dari makanan pada umumnya. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)
Makanan di pesawat memiliki komposisi bahan yang berbeda dari makanan pada umumnya. (Inibaru.id/Triawanda Tirta Aditya)

Intinya, bahan perasa di makanan-makanan tersebut sangatlah tinggi. Soalnya, kalau memakai takaran bahan perasa sebagaimana saat makan-makanan di daratan, rasa makanan di pesawat pasti bakal sangat hambar.

Bagi para penumpang, mereka nggak masalah mengonsumsinya karena toh biasanya nggak melakukan penerbangan sering-sering. Jadi, asupan garam atau bahan perasa yang tinggi ini nggak memberikan dampak besar bagi mereka. Lain halnya dengan para pramugari dan awak kabin yang sering terbang.

Kalau mereka selalu menyantapnya, asupan natriumnya bakal berlebihan setiap hari. Risikonya, mereka bisa kena tekanan darah tinggi, deh.

Satu hal yang pasti, Evrin menyebut usai pendaratan, semua makanan yang ada di pesawat akan dibuang. Untungnya, biasanya nggak sampai ada sisa banyak karena memang maskapai mempersiapkan makanan sesuai dengan jumlah penumpang saja.

Nah, soal minuman, pramugari akan memilih untuk minum minuman kemasan botolan daripada kopi atau teh. Jarang yang ikut minum teh atau kopi meski mereka bisa saja membuatnya.

Wah menarik ya, nggak nyangka juga para pramugari ternyata nggak mau makanan pesawat. Kalau kamu, masih mau kan, Millens? (Oke/IB09/E05)