Kisah Awal Mula Iduladha, Masih Ingat?

Kisah Awal Mula Iduladha, Masih Ingat?
Ilustrasi kambing untuk Iduladha. (Inibaru.id/ Triawanda Tirta Aditya)

Umat Islam di Indonesia tengah merayakan Hari Raya Iduladha hari ini. Biar lebih afdol, yuk ingat kembali seperti apa kisah awal mula perintah berkurban pada hari raya terbesar kedua bagi umat Islam ini.

Inibaru.id – Hari ini, Selasa (20/7/2021) umat Islam di Indonesia merayakan Hari Raya Iduladha atau Hari Raya Kurban. Salah satu sunah pada Hari Raya Iduladha adalah menyembelih hewan ternak kemudian membagi-bagikan dagingnya kepada masyarakat yang nggak mampu. Hewan ternak ini dapat berupa sapi, kerbau, kambing, domba, atau unta.

Penyembelihan hewan ini dapat dilakukan mulai tanggal 10 hingga hari tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijjah).

Ibadah kurban ini kali pertama diperkenalkan oleh Nabi Ibrahim AS. Perintah untuk berkurban ini datang manakala Allah SWT menguji keimanan Nabi Ibrahim dengan memintanya menyembelih putranya, Nabi Ismail AS. Eh, kamu masih ingat nggak dengan kisah ini, Millens?

Ismail Putra yang Lama Dinanti

Nabi Ibrahim dikaruniai Ismail ketika usianya nyaris satu abad. Ismail adalah putra dengan Siti Hajar. Allah mengabulkan doa Nabi Ibrahim yang menginginkan keturunan dengan memberikan putra yang mulia dan saleh.

Daging kurban hendaknya dibagikan kepada masyarakat kurang mampu. (Kompas/Shutterstock)
Daging kurban hendaknya dibagikan kepada masyarakat kurang mampu. (Kompas/Shutterstock)

Allah SWT kemudian menguji keimanan Nabi Ibrahim dengan memintanya menyembelih putranya, Ismail. Perintah ini datang melalui mimpi. Nabi Ibrahim kemudian menceritakan mimpi itu kepada Ismail untuk mengetahui pendapatnya.

Ismail yang mendengar hal itu nggak marah atau sedih. Ia sabar dan ikhlas dengan perintah itu. Dengan berserah diri kepada Allah SWT, Ismail dibaringkan di atas pelipisnya. Ketika hendak disembelih, terjadi hal yang nggak disangka-sangka.

Allah mengganti Ismail dengan seekor domba yang besar. Setelah itu, kegiatan Iduladha dilakukan dengan penyembelihan hewan.

Hikmah di Balik Berkurban

Menyembelih hewan pada Hari Raya Iduladha bersifat sunah. Selain itu, berkurban juga sebagai pengingat atas kejadian besar itu. Nabi Ibrahim menjadi teladan manusia yang taat dan berserah diri kepada Allah SWT. Dari kisah itu, kita juga memahami bahwa Allah nggak memberi cobaan agar manusia menjadi hina.

Peristiwa ini memberi pelajarah bahwa Allah menghendaki agar kita bersegera memenuhi panggilan tugas dan kewajiban secara total.

Satu lagi, jika seseorang berkurban bukan berarti otomatis meraih ridha Allah. Ridha ini bisa kamu dapatkan hanya dengan ketakwaan. Jadi, Iduladha tahun ini kamu kurban apa nih, Millens? Jangan kurban perasaan terus ya! He (Idn/IB21/E07)