Kenali Ciri Energy Vampire agar Energimu Nggak Terkuras

Kenali Ciri Energy Vampire agar Energimu Nggak Terkuras
Energy Vampire adalah seseorang yang terbiasa mengeluh dan melihat segala sesuatu dari sisi negatif. (Envato)

Jika vampir di film menyedot darah manusia, vampir emosi dalam pergaulan merupakan orang yang suka menyedot energi temannya sendiri.

Inibaru.id - Pernah nggak kamu punya teman yang setiap kali bertemu selalu mengeluh dan melihat segalanya dari sisi negatif? Mungkin awalnya kamu akan menyimak cerita dengan sepenuh hati, kelamaan kok jadi nggak nyaman ya? Kok jadi merasa mengobrol dengannya sungguh menguras energi?

Nggak cuma selalu berpikir negatif, orang seperti itu biasanya menolak bertanggungjawab atas masalah yang ia buat, cenderung merasa benar, dan menganggap hasil pemikirannya adalah yang terbaik.

Rupanya karakter orang seperti itu di dunia psikologi disebut energy vampire atau vampir emosi. Seperti yang kita tahu, vampir merupakan sosok mitologi yang dipercaya masyarakat Eropa berwujud makhluk berkulit pucat, memiliki gigi taring yang tajam, dan suka menghisap darah manusia.

Nah, agar emosi dan energimu nggak terkuras habis jika bertemu dengan orang dengan vampire emosi, yuk kenali lebih lanjut apa saja ciri-ciri ilmiahnya. Psikolog Hanindya Restiningtyas menjelaskan beberapa tanda orang dengan energy vampire adalah sebagai berikut.

Ahli Menguras Energi Orang Lain

Secara teori, vampir emosi adalah sebutan untuk orang yang belum dewasa dan matang secara emosional. “Kondisi ini biasanya terjadi pada orang yang pribadinya insecure sehingga selalu bergantung secara emosional dan menyedot emosi orang lain,” terang Resti, panggilan akrabnya (4/4/2019).

Nggak mudah menentukan apakah seseorang dikategorikan vampir emosi atau bukan. Tapi yang jelas, saat di dekatnya kamu akan merasa lelah secara psikologis dan menguras emosi.   

Cenderung Ingin Menjadi Pusat Perhatian

Tipe narsistik adalah orang yang ingin terus diperhatikan tanpa memberi timbal balik perhatian yang sama. (Shutterstock)
Tipe narsistik adalah orang yang ingin terus diperhatikan tanpa memberi timbal balik perhatian yang sama. (Shutterstock)

Narsis atau suka menjadi pusat perhatian adalah salah satu tipe dari vampire energy. Biasanya dia akan marah jika nggak mendapat atensi seperti yang diinginkan. Saat membicarakan sesuatu, tipe narsistik ini ingin terus diperhatikan tanpa memberi timbal balik perhatian yang sama. Berdekatan dengan orang seperti ini membuat emosimu terkuras karena kondisinya nggak setara.

Si Pengendali dan Over-Controlling

Katakan dengan tegas pada vampire energy bahwa kamu nggak mau diatur-atur lagi olehnya. (Pexels/Polina)
Katakan dengan tegas pada vampire energy bahwa kamu nggak mau diatur-atur lagi olehnya. (Pexels/Polina)

Ada juga vampire energy tipe pengendali. Jenis ini biasanya suka mendominasi atau mengontrol orang lain sesuai kenginan. Ia akan marah jika orang lain nggak bertindak sesuai kehendaknya. Kamu akan merasa nggak nyaman mengobrol dengannya karena nggak memiliki independensi sendiri.  

“Jika bertemu tipe pengendali, buat ia sadar dan berikan batas tegas untuk nggak mau diatur-atur lagi,” saran Resti.

Si Paranoid yang Selalu Curiga

Ciri khas vampir emosi tipe paranoid yaitu selalu curiga, cemburu dan berprasangka buruk. Biasanya orang dengan tipe ini merasa selalu gelisah dan sulit melupakan kesalahan orang lain serta mudah sakit hati.

Selalu Bergantung Pada Orang Lain

Agar kamu nggak terkena tekanan mental, sebaiknya jangan terlalu fokus pada orang dengan vampir emosi. (Shutterstock)
Agar kamu nggak terkena tekanan mental, sebaiknya jangan terlalu fokus pada orang dengan vampir emosi. (Shutterstock)

Orang dengan vampir emosi cenderung bergantung berlebihan pada orang lain. Dia sering meluapkan keluh kesahnya padamu sampai membuatmu nggak nyaman.

Itu dia ciri-ciri orang yang bisa menyedot stok energimu, Millens. Sebaiknya kamu jangan terlalu fokus padanya dan tetapkan batasan untuk menghemat energi dan melindungi dari tekanan mental. (Idn/IB20/E05)